All for Joomla All for Webmasters

 

Selasa, 13 Maret 2018 00:15

Pembangunan Terminal Bandara Sudah Telan APBD Rp101 Miliar

Komisi C DPRD Mimika yang didampingi Plt Kadishub Mimika saat melakukan peninjauan pada pembangunan terminal Bandara Mozes Kilangin Komisi C DPRD Mimika yang didampingi Plt Kadishub Mimika saat melakukan peninjauan pada pembangunan terminal Bandara Mozes Kilangin

TIMIKA | Komisi C DPRD Mimika meninjau lokasi pembangunan terminal baru Bandara Mozes Kilangin, Senin (12/3). Dalam kunjungan DPRD menemukan perbedaan pembangunan yang dibiayai APBD Pemda Mimika dan APBN.

 

Dalam kunjungannya, dewan meninjai pembangunan apron dan tetminal VIP. Namun ada perbedaan volume fisik khususnya pada atap bangunan.

 

Anggota Komisi C DPRD Mimika, Asri Anjang mengatakan, berdasarkan keterangan dari Plt Kadishub Mimika Yan Selamat Purbaahwa disebutkan bangunan yang dibangun menggunakan APBD Mimika sesuai dengan masterplan. Tetapi pembangunan fisik dengan APBN berbeda dan berubah, sehingga nampak kekurangan volume, khususnya pada rangka bagian atas.

 

Selain itu, ada bangunan yang terputus antara antara terminal menggunakan APBD dan APBN. Sehingga kelihatan ada kesulitan untuk menyatukan bangunan tersebut. 

 

Yan Selamat Purba menjelaskan, pembangunan terminal menggunakan dana APBD sesuai dengan master plan. Namun yang menggunakan APBN, terjadi perubahan terhadap pembangunannya.

 

" Dan kami tidak mengetahui, karena belum ada koordinasi sebelumnya,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba saat mendampingin kunker Komisi C DPRD Mimika di Bandara Mozes Kilangin Baru, Senin.

 

Kata dia, sampai saat ini Pemkab Mimika sudah mengeluarkan anggaran Rp101 miliar dengan rincian pada tahun anggaran 2016 sebesar Rp18 miliar dan tahun anggaran Rp83 miliar. Sementara untuk 2018 ini, pihaknya mengusulkan Rp50 miliar dan mudah-mudahan bisa diakomodir untuk pembangunan lanjutan.

 

“Target pembangunan bandara baru ini tahun 2020. Dimana anggaran untuk APBD sendiri sebesar Rp300 miliar. Dengan demikian, pekerjaan ini masih setengah anggaran dari target yang ada. Itupun kalau Rp50 miliar yang diusulkan disetujui di APBD 2018 ini,” terangnya. (mjo/SP)