All for Joomla All for Webmasters

 

Selasa, 13 Maret 2018 08:07

Pesawat Batik Air Tergelincir di Manokwari

MANOKWARI | Jadwal penerbangan pesawat Batik Air dari Bandar Udara Rendani Manokwari tujuan Juanda, Surabaya tertunda akibat kecelakaan pada Selasa (13/3).

 

Pesawat dengan nomor penerbangan ID 6155 itu tergelincir di ujung Bandara Rendani saat hendak lepas landas.

 

"Sudah ada konfirmasi dari petugas maskapai, jadwal penerbangan ditunda untuk besok pada jam yang sama yakni pukul 12.40," kata Syafi'i, salah satu penumpang saat ditemui di Bandara Rendani Manokwari, Selasa.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sejauh ini akitivitas di bandara pun masih berjalan normal.

 

Salah satu petugas bandara mengatakan, sesuai jadwal masih ada tiga pesawat yang akan masuk dan keluar dari bandara tersebut yakni pesawat Garuda Indonesia, Susi Air dan Wings Air.

 

Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 699 dijadwalkan terbang dari Manokwari pukul 13.25 dengan tujuan Sorong dan Ujung Panndang, Susi Air SI 9347 Tujuan Kambuaya Maybrat.

 

Sejauh ini belum ada berita resmi dari pihak maskapai terkait jadwal penerbangan pesawat tersebut, termasuk jadwal penerbangan pesawat Wings Air dari Ambon, Sorong, Manokwari.

 

Sesuai pengumuman yang disampaikan petugas Bandara pada pukul 14.46 WIT, jadwal penerbangan Garuda Indonesia GA 699 dibatalkan akibat masalah operasional Bandara.

 

Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6155 tergenlincir saat berputar untuk persiapan lepas landas di ujung landasan pacu Bandara Manokwari. Tidak ada korban jiwa dan seluruh penumpang sudah dievakuasi ke terminal Bandara.

 

Saat ini, upaya evakuasi pesawat masih berlangsung. Evakuasi tersebut melibatkan tim gabungan dari Badan Pencarian dan Perolongan, Otoritas Bandara dan Kepolisian.

 

 

Evakuasi Pesawat Masih Berlangsung

 

 Proses evakuasi pesawat Batik Air yang tergelincir di ujung landasan pacu Bandar Udara Rendani Manokwari, Papua Barat, Selasa, masih berlangsung.

 

Batik Air nomor penerbangan ID 6155 batal tinggal landas karena ban belakang kanan keluar dari landasan pacu Bandara tersebut.

 

Roda pesawat tujuan Sorong dan Surabaya itu tertanam di pinggir landasan pacu.

 

Kecelakaan ini terjadi saat pesawat hendak berputar untuk persiapan tinggal landas.

 

Proses evakuasi dilakukan tim gabungan dari otoritas Bandara Rendani, Anggota Badan Pencarian dan Pertolongan dan kepolisian.

 

Tiga alat berat didatangkan untuk membantu evakuasi pesawat tersebut.

 

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini dan seluruh penumpang sudah dievakuasi. Jadwal penerbangan pesawat Airbus A320 tersebut ditunda pada Rabu pukul 12.40 waktu setempat.

 

Pesawat ini membawa penumpang sebanyak 125 orang dengan tujuan Sorong dan Surabaya.

 

Penerbangan Manokwari-Sorong-Surabaya pulang pergi ini merupakan rute baru pesawat tersebut. Sejuah ini kehadiran Batik Air di Manokwari memberi dampak positif terhadap aksesibilitas transportasi udara dari dan menuju Manokwari.

 

Selain itu, kehadiran maskapai milik Lion Grup cukup ini berdampak positif terhadap harga tiket pesawat. Harga tiket dari Manokwari ke sejumlah daerah maupun sebaliknya pada setahun belakangan relatif lebih murah dibanding sebelumnya.(Ant/SP)