All for Joomla All for Webmasters

Minggu, 08 April 2018 09:48

Kios Milik Janda di Gorong-gorong Ludes Dilalap Api

Kios milik Mama Imakulata yang ludes dilalap Api Kios milik Mama Imakulata yang ludes dilalap Api

TIMIKA | Satu unit kios di dekat Pos Brimob Gorong-gorong, RT 15, Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, ludes dilalap api pada Minggu (8/4) sekitar pukul 16.40 WIT sore. 

 

Kios tersebut milik Imakulata Iwareyau, seorang janda asal Suku Kamoro. Api dengan cepat menghanguskan kios berkonstruksi papan kayu dan mudah terbakar itu hingga menyisahkan kawat ram dan atap yang terbuat dari seng. 

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengerahkan dua unit kendaraan pemadam kebakaran masing-masing berkapasitas 8.000 dan 5.000 liter untuk memadamkan api.

 

Menurut Imakulata, kios tersebut awalnya dibangun seorang penyewa yang berencana membuka warung makan papeda (makanan khas Papua). Namun karena belum membayar biaya sewa, Imakulata akhirnya menguasai bangunan kios tersebut. 

 

Imakulata mengaku sama sekali tidak mengetahui penyebab kebakaran itu. Yang pasti bangunan itu terbakar dalam keadaan kosong. Walaupun ada yang sementara tinggal di kamar bagian belakang, namun dipastikan tidak berada di dalam saat kebakaran.

 

"Saya di belakang, begitu datang saya kaget lihat api sudah besar. Di belakang itu ada kamar, biasanya ada orang tidur di dalam tapi waktu kebakaran kosong," kata Imakulata. 

 

Pemuda Mabuk Berulah

 

Di tengah kebakaran itu, dua orang pemuda dalam keadaan mabuk justru datang memanfaatkan situasi. Mereka hendak mengambil atap seng untuk dijual. Bahkan seorang diantaranya mengatakan sedang ketagihan minuman keras beralkohol.

 

"Saya mau beli minuman, saya ketagihan. Kumpul seng-seng (atap seng) itu baru jual," katanya.

 

Pemuda lainnya bahkan datang meminta imbalan kepada korban kebakaran dengan alasan dirinya yang memanggil pemadam kebakaran untuk datang memadamkan api. Polisi sempat mengusirnya dari TKP. 

 

Namun tak sangka-sangka, Imakulata justru membuka tas Noken miliknya lalu mencabut uang Rp50 ribu dan memberikannya kepada pemuda mabuk tersebut. 

 

"Ko (kamu) minta uang 50 ribu to, ambil ini tapi jangan sentuh saya punya barang-barang di sini," kata Imakulata sambil menyodorkan uang kepada pemuda itu. (rum/SP)