All for Joomla All for Webmasters
Selasa, 09 Januari 2018 11:58

Survei Ibu Hamil di Timika Temukan Tiga Kasus HIV dan 13 Sifilis

Hasmawati, SKM Hasmawati, SKM

TIMIKA | Program Zero Survey HIV dan Siphilis di Kabupaten Mimika, Papua, menemukan tiga orang positif terinveksi HIV dan 13 orang terjangkit penyakit menular seksual (sifilis) dari 400 ibu hamil yang diteliti sebagai sample.

Penangggungjawab Program HIV-AIDS Dinkes Mimika, Hasmawati SKM mengatakan, Zero Survey yang didukung Kementerian Kesehatan tersebut dilaksanakan sejak 15 November hingga 13 Desember di empat lokasi yakni Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM), RSUD Mimika, Puskesmas Timika dan Puskesmas Timika Jaya.

"Survey ini untuk melihat kecenderungan prevalensi HIV dan IMS di suatu daerah. Di Papua, survey ini dilaksanakan di Kabupaten Mimika dan Kota Jayapura," kata Hasmawati kepada wartawan di Sekretariat KPA Mimika, Selasa (9/1).

Menurut Hasma, hasil survei ini cukup mengkhawatirkan dimana 13 ibu hamil ditemukan dalam kondisi terjangkit sifilis. Kecenderungan prevalensi sifilis di Kabupaten Mimika menurutnya cukup tinggi yaitu berada di angka 3,25 persen.

Kelompok ibu hamil memang biasanya dijadikan sebagai sample survei mengingat populasi ibu hamil mewakili kelompok masyarakat yang cenderung melakukan seks paling aktif.

"Kalau angka IMS (infeksi menular seksual) misalnya sifilis cukup tinggi di populasi umum, kemungkinannya juga tinggi di populasi kunci. Ini tugas kami untuk terus menekan penularannya," kata Hasma.

Sementara kecenderungan prevalensi HIV di Kabupaten Mimika, kata Hasma, berada di angka 0,75 persen. Angka itu menurutnya sesuai dengan temuan kasus setiap tahunnya yang selalu berada di kisaran satu persen. Namun temuan di tahun 2017 tampak meningkat dari tahun 2015 lalu yang hanya berada di angka 0,25 persen.

"Survei ini juga untuk menyelaraskan program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak," jelasnya. (*/rum/SP)