All for Joomla All for Webmasters
Selasa, 24 Oktober 2017 02:27

Penembakan Pengarahui Negosiasi Pemerintah dan Freeport?

Lukas Enembe, SIP MH Lukas Enembe, SIP MH Mujiono/SP

ASMAT I Gubernur Papua, Lukas Enembe menyayangkan aksi penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Tembagapura, Mimika Papua beberapa waktu terakhir hingga menyebabkan Briptu Berry Pramana Putra gugur saat bakutembak terjadi di Kampung Utikini.

Sebelumnya KKB melancarkan aksinya di jalan tambang PT Freeport Indonesia yang wilayah produksinya berada di Tembagapura. Penembakan yang dilakukan pada Sabtu (21/18) membuat seorang driver terluka terkena serpihan kaca. Kondisi ini menyebabkan operasional Freeport sedikit terganggu terutama pada akses tranportasi.

 

Menyikapi hal ini, Gubernur Enembe yang diwawancarai seputarpapua.com di Asmat, Senin (23/10) meminta KKB menghentikan aksinya, karena saat ini pemerintah sedang melakukan negosiasi dengan PT Freeport Indonesia terkait disvestasi saham 51 persen.

 

Gunernur mengatakan, penembakan yang terjadi membuat PT Freeport Indonesia terpukul, karena konsentrasi perusahaan terganggu.

 

“Dengan kejadian penembakan ini, perusahaan (PTFI,red) tidak bisa eksis dan menghasilkan apa-apa dalam kondisi seperti ini. Karena areal tambang yang biasanya dilalui oleh karyawan perusahaan terganggu,” kata Gubernur.

 

Untuk itu, pihaknya  berharap kepada siapapun maupun kelompok manapun agar tidak mengganggu keamanan di wilayah PTFI.

 

"Sekarang masih proses negoisasi divestasi saham. Dimana Pemerintah sudah berusaha, dan Pemerintah Provinsi sudah mendapatkan 10 persen. Kemungkinan sebagian besar dari divestasi saham tersebut, Kabupaten Mimika dan kabupaten sekitarnya juga mendapatkan,"  tutur Gubernur. (Mjo/SP)