All for Joomla All for Webmasters
Selasa, 12 Desember 2017 14:15

Atlit Mimika Masuk Final Kejuaraan Renang Event 201 di Jakarta

TIMIKA I Sebanyak empat atlit renang Mimika berhasil masuk babak final pada kejuaraan renang event 201 yang berlangsung di Jakarta,  Senin (11/12/17) kemarin.

Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Renang Mimika, Salmon Naa mengatakan, dalam event tersebut pihaknya menurunkan delapan atlit renang.  Atlit-atlit renang Mimika telah memasuki final 100 meter gaya putra, seperti Nehemia Emanuel Naa (14) dari Tikiri Iwaka  Swimming Club Mimika yang telah menggungguli delapan atlit nasional lainnya.

 

"Nehemia yang berdiri pada posisi lintasan ke 5 jauh lebih cepat meninggalkan delapan perenang lainnya dengan catatan waktu 1.8.11.75,"jelasnya melalui release yang diterima media ini.

 

Sementara Atlit Tikiri Iwaka Mimika lainnya yang juga memasuki final dan turun pada nomor yang sama sesuai dengan kategori kelompok umur, yakni Obed Maniani Nokoreyau (13) masuk urutan ke 4 dengan catatan waktu 1.10.72. Sedangkan, Lucky Zebastian Taroreh (13) memasuki urutan ke 5 di nomor yang sama ( 200m gaya bebas), dengan  catatan waktu 1.18.29.

 

Sementra atlit Senior Nopsen Maikel Maniani (17) telah mencatat waktu  1.08.77 di nomor yang sama. Nopsen masuk urutan ke 4 mengungguli  5 perenang lainnya.

 

"Keempat atlit Mimika yang prospek untuk Papua inimenunjukan peningkatan  prestasi dan catatan waktu yang jauh meningkat dari penampilan mereka pada kejuaraan di 2016 lalu di Surabaya,"ungkapnya.

 

Ia menambahkan, sebagai pelatih ia merasa bangga karena mendapat appresiasi dan juga komentar dari rekan pelatih dari club dan pengurus Pengprov PRSI propinsi lain di Indonesia. Dimana mereka aktif memantau perkembangan renang asal Mimika.

 

Pihaknya berharap perenang Mimika yang menampakan bakat mereka pada kejuaraan yang berstandar nasional beberapa kali ini disambut baik oleh Pemkab Mimika dan Papua, dengan memberi perhatian khusus melalui pemusatan latihan, mengontrak pelatih profesional, menampung atlit yang berstatus siswa agar fokus pada latihan. Serta asupan gizi yang berimbang dan insentif yang memadai.

 

"Saya yakin 100% bahwa atlit-atlit ini akan bersinar pada PON 2020 di tanah Papua nanti,"ungkapnya.(mjo/SP)