All for Joomla All for Webmasters
Jumat, 12 Januari 2018 11:09

Pino Bahari Dinobatkan Sebagai Anak Adat Papua

Proses adat penganugerahan Pino Bagari legenda tinju Indonesia sebagai anak adat Papua pada Raker III KONI Mimika Proses adat penganugerahan Pino Bagari legenda tinju Indonesia sebagai anak adat Papua pada Raker III KONI Mimika

TIMIKA I Legenda tinju Indonesia, Pino Bahari dinobatkan sebagai anak adat Papua, sekaligus tamu kehormatan bagi insan olahraga di Kabupaten Mimika.

 

Penobatan sebagai anak adat Papua ditandai dengan proses adat injak piring dan pengalungan Tas Noken berisi pinang dan Topi ala Papua, yang terbuat dari rotan dan bulu Burung  Cenderawasih, pada Rapat Kerja (Raker) III KONI Mimika, Jumat (12/1). 

 

Pino yang datang ke Timika sebagai tamu kehormatan pada Raker III KONI Mimika tampil dalam talk show untuk memberikan motivasi bagi pengurus KONI, pengurus cabang olahraga (cabor), dan seluruh atlit.

 

“Pemberian motivasi oleh Pino Bahari dalam  Raker III KONI Mimika ini, sangat berarti dan bermakna bagi seluruh pengurus dan atlit di Mimika. Apalagi dengan prosesi adat yang sakral ini, Pino jadi bagian dari anak Papua,”kata Ketua PASI Mimika, Agustina Wayoi di sela-sela Raker III yang dilaksanakan di Aula Cendrawasih Hotel Serayu.

 

Sementara itu, Ketua Harian KONI Mimika, Cessar Avianto Tunya, SH,MH mengatakan, dengan proses adat yang dilakukan ini menjadi momen untuk kebangkitan olahraga di Mimika. 

 

“Prosesi adat ini menjadi tanggungjawab moril Pino untuk ikut membantu dan mendorong, serta memotivasi seluruh atlet olahraga di Mimika agar bisa berprestasi. Khususnya atlit tinju Mimika untuk bisa berprestasi,”katanya.

 

Baca Juga: Kombat Mimika Siap Adakan Kejuaraan Basket Perdana

 

Hal yang sama dikatakan Ketua Panitia Raker III KONI Mimika, Agus Hugo Krey. Kata dia, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan kecintaan atlit-atlit Papua atas prestasi Pino Bahari yang menjadi legenda olahraga di Indonesia.

 

“Kami bangga terhadap Pino Bahari, yang telah menjadi legenda tinju di Indonesia. Dan proses ini, sebagai bentuk apresiasi dan kami juga menginginkan prestasi di bidang olahraga untuk Mimika,”ungkapnya.

 

Pino Bahari adalah mantan petinju amatir Indonesia, peraih medali emas kelas menengah Asian Games 1990 di Beijing, Republik Rakyat Tiongkok dan peraih medali perak Sea Games XVIII di Chiang Mai. 

 

Pino tercatat sebagai peraih medali emas kelas menengah Asian Games Beijing di usia 16 tahun(1990) dan medali perak SEA Games XVIII Chiang Mai (Muangthai). 

 

Pino Bahari merupakan salah satu atlet yang dinobatkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan penghargaan kepada 286 legenda olahraga. Anugerah bagi para legenda olahraga ini diberikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (13/12/2016) lalu.(mjo/SP)