All for Joomla All for Webmasters
Kamis, 11 Januari 2018 05:10

Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika Tes Kesehatan di Jayapura

Ketua KPUD Mimika Theodora Ocepina Magal bersama komisioner KPU Mimika saat menerima pendaftaran bakal calon pasangan Bupati dan Wakil  Bupati Ketua KPUD Mimika Theodora Ocepina Magal bersama komisioner KPU Mimika saat menerima pendaftaran bakal calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati

TIMIKA | Bakal calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Mimika yang dinyatakan lolos administrasi pendaftaran selanjutnya akan melakukan tes kesehatan di Jayapura. Pemeriksaan kesehatan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Himpunan Psikologi Indonesia, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua. 

 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika Theodora Ocepina Magal mengatakan, pemeriksaan kesehatan akan dimulai hari ini, Kamis (11/1) sampai Senin (15/1) pekan depan. Seluruh pasangan calon akan berangkat ke Jayapura untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan bersama Paslon dari enam kabupaten lainnya. 

 

“Hari ini saya berangkat ke Jayapura sehingga KPU Mimika menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan IDI Papua, Psikiater, dan BNN Papua,” kata Ocepina usai menutup proses pendaftaran bakal calon Pilkada Mimika 2018, Kamis (11/1) dini hari. 

 

Menurut Ocepina, Paslon dari tujuh kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2018 direkomendasikan melakukan pemeriksaan kesehatan di Jayapura, mengingat masing-masing kabupaten hanya memiliki rumah sakit tipe C.  

 

“Pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon harusnya dilakukan di rumah sakit tipe A, tapi di Papua standarnya masih tipe B dan Timika masih tipe C sehingga rekomendasi untuk tujuh kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada itu di Jayapura,” jelasnya. 

 

Setelah proses pemeriksaan kesehatan tersebut, KPU masih akan melakukan proses verifikasi lanjutan terhadap dokumen bakal calon seperti ijazah, dukungan partai politik, maupun penelitian berkas dan persyaratan lainnya termasuk syarat dukungan calon perseorangan atas hasil perbaikan masing-masing pasangan calon. 

 

“Untuk perseoarangan itu batas akhir memasukkan dukungan e-KTP itu tanggal 18-20 Januari. Nanti kembali akan dilakukan verifikasi administrasi, kegandaan dan lainnya. Kemudian tanggal 30 Januari - 5 Februari dilakukan verifikasi faktual ulang,” kata Ocepina. 

 

Pada tanggal 12 Februari 2018 KPU secara serentak baru akan mengumumkan Paslon, baik perseorangan maupun partai politik yang dinyatakan lolos untuk ditetapkan sebagai calon yang siap bertarung dalam Pilkada 2018. 

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, Papua telah menutup pendaftaran calon pada Rabu (10/1) pukul 00.00 WIT malam. Tujuh pasangan bakal calon dinyatakan memenuhi syarat secara administrasi dan lolos pada tahap verifikasi selanjutnya. 

 

Tujuh pasangan calon tersebut terdiri atas enam pasangan jalur perseorangan, yakni Hans Magal-Abdul Muis (HAM), Mus Pigai-Allo Raffra (MUSA), Robertus Waropea-Albert Bolang (RnB), Petrus Yanwarin-Alpius Edowai (Petraled).

 

Selanjutnya, Philipus Wakerkwa-H Basri (PhilBas), Maria Florida Kotorok-Yustus Wai (MarYus), dan hanya satu paslon dari jalur partai politik yakni petahana Eltinus Omaleng-Johanes Rettob (OM-TOB).

 

Ocepina mengatakan, sebenarnya ada empat paslon lainnya yang mendaftar dari jalur partai politik namun dokumen yang diserahkan tidak memenuhi syarat, serta mendaftar tanpa dihadiri salah satu calonnya.

 

"Empat pasangan mengaku dari jalur partai politik tetapi belum melampirkan Surat Keputusan (SK) dukungan, itupun ada yang mendaftar tidak dihadiri salah satu, baik bakal calon bupati maupun wakil bupati," jelas Ocepina. (rum/SP)