All for Joomla All for Webmasters
Jumat, 12 Januari 2018 04:54

Empat Pasangan Calon Mendaftar di KPU Deiyai

JAYAPURA | Sebanyak empat bakal pasangan calon mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deiyai, Papua, untuk bertarung dalam Pilkada serentak 2018.

"Di Deiyai itu ada empat bakal pasangan calon yang mendaftar, dua pasangan dari jalur partai politik dan dua pasangan dari jalur perseorangan," kata Ketua KPU Provinsi Papua Adam Arisoy di Kota Jayapura, Jumat (12/1/18)

Ia mengatakan empat bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deiyai itu adalah Dance Takimai yang merupakan Bupati Deyai periode 2013-2018 berpasangan dengan Robert Dawapa.

Pasangan ini diusung oleh partai Gerindra, PKPI dan partao Golkar dengan dukungan lima kursi di DPRD setempat.

"Pasangan lain yang juga diusung Parpol adalah Inarius Douw dan Anakletus Doo. Keduanya didukung oleh enam partai, yakni PPP, Nasdem, PKS, PDIP, PBB dan Demokrat," katanya.

Baca Juga: Daftar ke KPU, OM-TOB Yakin Lawan Kotak Kosong

Sementara bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan atau independen, yakni Ateng Edowai-Hengki Pigai SPt dan Keni Ikomou-Abraham Takege.

"Kedua pasangan independen ini harus mengumpulkan suara sebanyak 4.761 suara. Data dukungan suara ini masih diminta ke KPU Deiyai, apakah mereka masih harus melengkapi atau sudah terpenuhi," katanya.

Terkait bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Mimika, Adam mengatakan ada enamp bakal pasangan calon independen, dan satu pasangan calon yang diusung oleh partai politik.

"Di Mimika itu ada enam pasangan calon independen dan satu parpol. Yang diusung parpol adalah Eltinus Omaleng yang merupakan Bupati Mimika periode 2013-2018 dan wakilnya Yohanis Rettob. Kedua pasangan ini didukung tujuh partai yang memiliki 29 kursi di DPRD setempat dengan presentase 82 persen lebih," katanya.

Adam menambahkan para pasangan calon ini akan melakukan serangkaian pemeriksaan urine, kesehatan dan tes psikologi di Kota Jayapura, yakni tes urine di Kantor BNN Provinsi Papua.

"Sedangkan tes kesehatan dan psikologi di RSUD Dok II Jayapura," katanya.(Ant/SP)