All for Joomla All for Webmasters
Senin, 19 Maret 2018 12:39

KPU Mimika Batalkan SK Nomor 5

Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal

TIMIKA | Ketua KPUD Mimika, Ocepina Theodora Magal mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan putusan Panwaslu dengan membatalkan SK nomor  05/HK.03.1-Kpt/9109/KPU-Kab/II/2018 tentang penetapan Calon Bupati dan Wabup Mimika pada Pilkada 2018. 

 

Pada SK tersebut, KPU menyatakan pasangan OMTOB (Eltinus Omaleng-Jhon Retton), Philbas (Philipus Wakerwa-H Basri) dan MariYuz (Maria Kotorok-Yustius Way) Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

 

SK nomor 5 kemudian digantikan dengan SK nomor 7  nomor 07/HK.03.1-Kpt/9109/KPU-Kab/III/2018  dan menyatakan pasangan atas nama Eltinus Omaleng-Johannes Rettob belum memenuhi syarat (BMS) sebagai peserta Pilkada Mimika 2018 sampai ada keputusan hasil verifikasi ulang keabsahan ijasah melalui uji laboratorium forensik (labfor).

 

“Kami sudah pleno dan melaksanakan putusan Panwaslu Mimika,” kata Ocepina kepada wartawan di Jalan Yos Sudarso, Minggu (19/3).

 

Sementara menyangkut uji labfor, pihaknya sudah menyurat ke Polres Mimika dan Mabes Polri terkait prosedurnya. Namun untuk melakukan uji labfor dibutuhkan ijasah asli, sehingga pihaknya menyurat ke Tim OMTOB untuk meminjam ijasah asli. 

 

“Sampai sekarang ijasah belum dikasihkan. Sehingga kamipun belum melakukan uji labfor,” ujarnya.

 

Pembatalan SK nomor 5 sesuai dengan putusan Panwaslu saat sidang sengketa Pilkada Mimika dengan penggugat dari pasangan OMTOB.

 

Panwaslu juga meminta KPU Mimika  memverifikasi ulang keabsahan ijasah Eltinus Omaleng melalui laboratorium dan forensik (labfor). 

 

Sementara untuk MariYus mereka juga mengajukan gugatan di PT TUN Makassar. "Sehingga kita menunggu hasilnya. Sedangkan untuk Philbas, kita tetap akan menghitung ulang berdasarkan berita acara dengan Silon," katanya. 

 

Lanjutnya, untuk Silon pihaknya sudah menyurat ke KPU RI. Surat ini, agar pihaknya bisa mengakses ke Silon. 

 

“Silon ini sebagai dasar dari pengecekan terhadap perubahan yang ada,” ungkapnya.(Mjo/SP)