All for Joomla All for Webmasters
Selasa, 17 April 2018 07:06

Satpol PP Bongkar Baliho Kampanye Paslon Pilkada Mimika 

 Kegiatan penertiban baliho paslon pilkada Mimika di Jalan Belibis, Kota Timika Kegiatan penertiban baliho paslon pilkada Mimika di Jalan Belibis, Kota Timika

TIMIKA | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua membongkar puluhan baliho pasangan calon Pilkada setempat yang dipasang pada median jalan dalam Kota Timika, Selasa (17/4).

 

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Mimika Barnabas Diaz mengatakan, pencopotan baliho/spanduk paslon ini dilakukan sehubungan dengan adanya surat permintaan penertiban dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mimika. 

 

"Lalu kemudian penertiban ini dikawal langsung oleh Panwaslu Mimika. Panwaslu juga yang menentukan, baliho mana saja yang perlu ditertibkan," kata Barnabas yang memimpin kegiatan penertiban tersebut.

 

Panwaslu Mimika sebelumnya telah menyurat ke KPU Mimika yang selanjutnya ditujukan kepada masing-masing paslon agar segera melepas baliho yang diasang di median jalan (pembatas jalan) karena tidak sesuai dengan peraturan KPU. 

 

"Sejak surat itu diturunkan, sampai saat ini mereka (paslon) belum juga lepas baliho ini. Sehingga Panwaslu menyurat ke Satpol PP Kabupaten Mimika untuk meminta bantuan dilakukan penertiban," jelas Barnabas. 

 

Penertiban baliho paslon berbagai ukuran, kata Barnabas, menyasar seluruh median jalan, tempat ibadah, sekolah, perkantoran dan lainnya yang berhubungan dengan sarana atau fasilitas umum. 

 

"Jadi semua tempat-tempat itu tidak boleh. Kalau ada kedapatan, Panwaslu akan meminta Satpol PP untuk melepas baliho itu kemudian dikembalikan ke pemiliknya," katanya.  

 

Ia kembali mempertegas, bahwa penertiban baliho paslon tersebut bukan atas keinginan pemerintah daerah, tetapi dilakukan sesuai permintaan Panwaslu selaku penyelenggara pemilu bersama KPU.

 

"Tugas Satpol PP melepas baliho ini sesuai petunjuk dari Panwaslu Mimika. Baliho ini dilepas, kemudian kami serahkan kepada Panwaslu dan diharapkan segera menyurati paslon untuk mengambil balihonya masing- masing," imbuhnya. 

 

Sementara menyangkut dengan kegiatan kampanye, debat kandidat dan tahapan lainnya, Barnabas mengaku belum menerima petunjuk dari Panwaslu maupun KPUD untuk membantu melakukan pengamanan. 

 

"Sampai dengan saat ini mereka belum menyurat ke kami untuk pengamanan Pilkada seperti kampanye. Sejauh ini semua dilimpahkan ke kepolisian dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik," pungkasnya. (rum/SP)