All for Joomla All for Webmasters

 

Rabu, 13 Desember 2017 11:11

Kantor PTPM Mimika Gelar  FGD Pelayanan Ijin Terpadu di Kalangan Mahasiswa

Foto bersama usai kegiatan forum grup discussion tentang pelayanan ijin terpadu di Universitas Timika Foto bersama usai kegiatan forum grup discussion tentang pelayanan ijin terpadu di Universitas Timika

TIMIKA I Untuk lebih mengoptimalkan dalam memberikan pelayanan perijinan terpadu satu pintu, Kantor Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (PTPM) Kabupaten Mimika menggelar focus grup discussion (FGD) kepada kalangan mahasiswa atau civitas akademika. 

Kegiatan FGD perumusan pelayanan perijinan bersama kantor layanan perijinan dipusatkan di Universitas Timika (UTI),  Rabu (13/12/17).

 

Kepala Kantor PTPM Mimika, Bertha Beanal, SH mengatakan, untuk peningkatan pelayanan perijinan terpadu satu pintu, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan berbagai pihak. Pada pertemuan pertama dilakukan dengan Sekda Mimika, Asisten III Setda Mimika, dan beberapa kepala SKPD teknis dilingkup Pemkab Mimika. 

 

“Pada pertemuan tersebut, kami sudah jelaskan bahwa ada Perbup yang dikeluarkan tahun 2015 lalu tentang pendelegasian kewenangan kepada kantor PTPM untuk mengeluarkan ijin-ijin,”kata Bertha Beanal disela-sela kegiatan.

 

Selanjutnya kata dia, pihaknya melakukan pertemuan dengan menyurati beberapa kepala SKPD teknis bertujuan untuk mengumpulkan ijin-ijin yang dikelola. Sekaligus menanyakan, apakah ijin yang ada tetap bertahan di SKPD atau diserahkan ke kantor perijinan. 

 

“Pertayaan terkait penyerahan ijin-ijin kepada SKPD sengaja ditanyakan, karena kami memiliki dasar hukum, baik dari pusat maupun provinsi bahwa sekarang ijin—ijin harus diserahkan ke Kantor PTPM,”jelasnya.

 

Tidak berhenti disitu saja, pihaknya juga melakukan pertemuan dan sosialisasi dengan para pelaku usaha dan asosiasi di Mimika. Dimana pada pertemuan tersebut diimbau untuk melakukan mengurus perijinan ke Kantor PTPM. Ini karena, SKPD teknis nantinya sudah tidak berhak mengeluarkan ijin.

 

“Dengan imbauan itu, sudah ada beberapa yang datang ke perijinan. Namun karena ada beberapa kepala SKPD belum paham dan menyerahkan, maka untuk saat ini kami masih belum melakukan pelayanan,”ujarnya

 

Kata dia, dengan penanganan perijinan ini, pihaknya tidak mengambil tupoksi SKPD teknis sepenuhnya. Karena pihaknya hanya melakukan administras dan tugas dari SKPD melakukan pengawasan dan rekomendasi. 

 

“Kalau SKPD teknis sudah rekomendasi dan dibawa ke kantor perijinan, maka kami hanya mengizikannya ke dalam fom untuk dikeluarkannya surat ijin,”tuturnya.

 

Ia menambahkan, untuk lebih mempertegas lagi, pihaknya melakukan sosialisasi dengan mahasiswa. Ini dilakukan untuk memberikan informasi dan meminta masukan terkait pelayanan di kantor perijinan terpadu. Sehingga kedepannya, dalam proses pelayanan bisa lebih optimal. 

 

“Intinya, pertemuan dan sosialisasi yang kami lakukan untuk meminta masukan, agar pelayanan perijinan ini bisa optimal. Sehingga tidak memberatkan masyarakat. Dan diharapkan investasi oleh investor di Mimika ini bisa berkembang,”ungkapnya.(mjo/SP)