All for Joomla All for Webmasters

 

Jumat, 09 Maret 2018 01:02

Penyaluran KUR di Papua Rp750,76 Miliar

Ilustrasi Ilustrasi

JAYAPURA | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua mengungkapkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Papua pada 2017 mencapai Rp750,76 miliar dengan total debitur sebanyak 21.613 orang/badan usaha.

 

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua, Syarwan, di Jayapura, Kamis, menjelaskan dari total tersebut, penyaluran KUR Mikro dengan plafon kredit maksimal Rp25 juta, mendominasi penyerapan dengan jumlah akad Rp391,32 miliar.

 

Penyerapan KUR terbanyak ada di tujuh kabupaten/kota yang meliputi Kabupaten Merauke, Jayapura, Nabire, Mimika, Keerom, Biak Numfor dan Kota Jayapura.

 

"Debitur KUR di tujuh wilayah tersebut sebesar 83,75 persen dari total debitur KUR. Jumlah terbanyak berada di Kota Jayapura sebanyak 5.706 orang/badan usaha," ujarnya.

 

Syarwan menyebutkan penyaluran KUR pada 2017 terdistribusi ke dalam sepuluh sektor ekonomi, antara lain perdaganagan besar dan eceran, industru pengolahan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial.

 

Menurut dia sektor perdagangan menyerap pembiayaan KUR terbesar yang angkanya mencapai Rp428,94 miliar (12.450 debitur)," kata dia.

 

Ia juga menekankan penyaluran KUR di Papua tergolong masih rendah dibandingkan target p[enyerapan nasional yang sebesar Rp110 triliun.

 

"Rendahnya penyerapan KUR tersebut salah satunya disebabkan belum optimalnya sosialisasi dari pihak pemerintah daerah maupun perbankan kepada masyarakat," kata Syarwan.(Ant/SP)