All for Joomla All for Webmasters

 

Rabu, 27 Desember 2017 11:30

Bupati Asmat Memilih Rayakan Natal Bersama Masyarakat di Kampung

Foto bersama Bupati Asmat Elisa Kambu dan masyarakat Distrik Pantai Kasuari. Foto bersama Bupati Asmat Elisa Kambu dan masyarakat Distrik Pantai Kasuari.

ASMAT I Sebagian besar kepala daerah saat merayakan Natal pasti menggelar open house. Namun ada yang berbeda dilakukan salah satu kepala daerah di Papua ini, yaitu Bupati Asmat Elisa Kambu, S.Sos. Bupati yang biasa disapa Bapak Kambu ini lebih memilih merayakan Natal bersama masyarakatnya  di Distrik Pantai Kasuari, Distrik Fayit, Distrik Derkamor dan Distrik Safan, pada Senin (25/12/2017).

Siapa yang menyangka, bila orang nomor satu di Kabupaten Asmat ini lebih memilih merayakan Natal di empat distrik tersebut. Ternyata, agenda bupati ini tidak pernah dijadwalkan sebelumnya. Masyarakat di empat distrik itupun terkejut, bila dihari bahagia itu mereka dapat merayakan Natal dan berjabat tangan langsung untuk mengucapkan selamat Natal kepada bupati mereka yang dikenal merakyat ini.

Seperti yang terlihat di Distrik Pantai Kasuari. Usai Ibadah Natal, masyarakat yang berada disejumlah kampung di distrik tersebut langsung berbondong-bondong mendatangi salah satu rumah warga yang ditempati bupati untuk merayakan Natal bersama masyarakat, meski mereka harus menggunakan perahu dan menyebrangi sungai.

Suka dukapun terlihat dari raut wajah masyarakat ini.  Salah satu yang terpancar dari wajah Yeskel (42). Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan ini tak kuasa menahan tangis ketika mengungkapkan isi hatinya ini karena baru pertama kali ada bupati yang ingin merayakan Natal bersama warganya yang jauh dari Kota Agats.  

“Baru kali ini bupati, Bapak Elisa Kambu mau datang merayakan Natal di Distrik Pantai Kasuari yang jauh dari kota Agats,” tutur Yeskel sambil mengucurkan air mata.

Di rumah ini, bupati juga menyuguhkan makanan maupun minuman alakadarnya untuk dinikmati masyarakat setempat. Bupati yang ketika itu didampingi pejabat Polres Asmat, dan Kepala Distrik kemudian memberikan sembako kepada masyarakat yang tidak sempat datang karena masalah transportasi melalui kepala kampung mereka. Sebelum hari Natal juga, bupati telah turun kampung untuk membagikan bingkisan Natal berupa dana melalui kepala kampung masing-masing dan disaksikan langsung masyarakat kampung setempat.  

“Beberapa hari lalu saya sudah membagikan bingkisan Natal berupa dana yang di terima langsung oleh para kepala kampung dan disaksikan langsung oleh warga kampung tersebut,” ujar Bupati, sembari mengharpakan warga dapat memaknai Natal dengan hati yang bersih walau saat ini masih hidup berkecukupan.

Selain itu juga bupati berpesan agar masyarakat jangan mudah terprovokasi yang dapat mengganggu situasi dan keamanan daerah. Serta, jadikan momen dan pesan hari Natal setiap hari harinya, dan jangan jadikan hari Natal di setiap tanggal 25 Desember saja.

“Jadi jangan kita maknai Natal di tanggal 25 Desember saja, tetapi harus setiap hari,” pesan bupati.

Bupati akui, tahun 2017 ini dirinya belum dapat merayakan Natal bersama masyarakat yang tersebar di 224 kampung di 24 distrik. Namun, menurut bupati agenda Natal bersama masyarakat ini akan dilakukan setiap tahunnya.  

“Di tahun depan saya akan datang ke distrik yang berbeda. Hal ini juga merupakan campur tangan dari Tuhan, kita manusia punya rencana namun Tuhanlah yang akan membuka jalan untuk saya dan wakil bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo,”ucap bupati.

Usai dari Distrik Pantai Kasuari, bupati kemudian melanjutkan perjalanan ke tiga distrik lainnya untuk merayakan  Natal bersama dengan masyarakatnya yaitu, Distrik Fayit, Distrik Derkamor dan Distrik Safan.

Selanjutnya, pada Selasa (26/12/2017) bupati menggelar open house  di kediamannya di Kota Agats. Pemadangan yang sama juga terlihat di rumah bupati. Selain pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra pemerintah, terlihat  masyarakat Kota Agats dan sekitarnya juga berdatangangan untuk berjabat tangan dan memberikan selamat Natal kepada bupati. (Ipa/ SP)