All for Joomla All for Webmasters

 

Jumat, 16 Februari 2018 09:47

Mama Papua di Asmat Kini Miliki Pasar Tersendiri

ASMAT I Pemerintah Kabupaten Asmat terus mendorong peningkatan ekonomi bagi pedagang asli Papua. Salah satunya,  dengan mendirikan pasar bagi mama-mama Papua dengan menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus). 

 

Peresmian pasar mama-mama Papua dilakukan, pada Kamis (15/2/2018) oleh Bupati Asmat Elisa Kambu, S.Sos dengan didampingi Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo, ST. 

 

Bangunan pasar yang berkonstruksi beton dan terletak di Jalan Yos Sudarso ini dapat menampung 54 pedagang. 

 

Kepada para pedagang, bupati berpesan agar kebersihan pasar selalu terjaga sehingga terlihat tetap bersih dan indah. Selain itu, ketertiban dan keamanan pasar harus tetap dipelihara bersama. 

 

"Setelah hadirnya pasar ini kita tidak mau lihat ada orang yang menaruh barang jualannya sepanjang jalan, setuju ya?" tanya bupati dan dijawab setuju oleh pedagang mama-mama Papua ini. 

 

Pembangunan pasar mama-mama Papua menurut bupati,  sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Asmat untuk menumbuhkan sentral-sentral ekonomi kerakyatan. 

 

Dengan adanya  pasar ini, maka roda perekonomian di Kabupaten Asmat khususnya di Kota Agats dapat bergairah dan bertumbuh sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat.

 

"Untuk mama-mama dari luar ataupun penjual lainnya dapat menggunakan pasar yang sudah dibangun Pemda Asmat sebelumnya, yaitu Pasar Dolog di Jalan Dolog, Kota Agats," kata bupati. 

 

Bupati menegaskan, selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Thomas E. Safanpo, pihaknya akan terus berusaha dan mendorong mama-mama Papua untuk dapat meningkatkan perekonomiannya, serta dapat memberikan pelaku usaha kecil khususnya orang Papua dapat terjawab.

 

"Sesuai dengan visi misi kami yaitu mewujudkan masyarakat Asmat yang maju sejahtera dan bermartabat," kata bupati.

 

Untuk diketahui, pasar ini dibangun dengan konstruksi beton oleh PT Karya Utama Putra Tammassarannge, dengan nomor kontrak 500/03/Indakukmtk/VIII/2017 dan dibebankan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Asmat.

 

Saat ini juga, Pemkab Asmat terus mendorong percepatan pembangunan RSUD Agats yang berkonstruksi beton. Selain itu, pembangunan talud dan Bandara Ewer. Namun tentunya, semua ini membutuhkan peran semua pihak agar pembangunan ini cepat terselesaikan. (Erbe/Ipa/SP)