All for Joomla All for Webmasters

 

Jumat, 23 Februari 2018 01:08

Bupati Asmat: Terima Kasih Presiden Jokowi

Bupati Elisa Kambu menyambut menteri di Asmat Bupati Elisa Kambu menyambut menteri di Asmat

ASMAT |  Bupati Asmat Elisa Kambu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas respon cepat menyikapi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk yang terjadi di Asmat. 

 

"Atas nama Pemerintah Daerah kabupaten Asmat kami menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo atas kepedulian dan perhatian secara cepat terhadap kondisi di Asmat saat ini," ujar  Bupati Elisa Kambu di Asmat,  Kamis (22/2).

 

Meski status KLB di Asmat sudah dicabut beberapa waktu oleh Bupati Asmat,  namun perintah pusat terus memberikan perhatian kepada Asmat.  Ini ditunjukka dengan kehadiran empat menteri dan Kepala Staff Presiden di daerah yang dijuluki kota di atas lumpur tersebut pada Kamis pagi. 

 

Empat menteri yang melakukan kunjungan, yakni Menteri Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Prof, Dr, dr Nila Juwita Meoloek,SP.M(k), Menteri s

sosial, M.Idrus Marham dan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Prof, Dr Muhadjir Effandi bersama Kepala Staf Presiden Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko.

 

Kehadiran menteri disambut oleh Bupati Elisa Kambu, Danrem 174 Animti Waninggap, Brigjen Asep Setya Gunawan selaku Dansatgas dan masyarakat Asmat. 

 

Di Asmat, para menteri mengunjungi warga di Aula Wiyata Mandala.  Di sela kunjungan itu,  Bupati Asmat menyampaikan beberapa harapan Asmat,  antara lain, program 1000 hari pertama kehidupan,  pemberian makanan tambahan bagi anak sekolah dalam mempersiapka  sumber data manusia.  

 

Ada enam Puskesmas sebagai motor penggerak program tersebut. Kambu berharap ada bantuan dari Kemenkes untuk perbaikan bangunan secara total,  termasuk bangunan Puskesmas yang saat ini sedang dibangun di Distrik Koroway Buluanok.

 

Kepada Kementerian Perhubungan,  Kambu mengharapkan bantuan pembangunan Bandara Ewer,  karena merupakam akses keluar masuk daru dan ke Asmat. Ia juga meminta kapal yang dikelola oASDP untuk menjadi akses ke beberapa distrik di kabupaten Asmat. (Azk/SP)