All for Joomla All for Webmasters

 

Minggu, 22 Oktober 2017 13:06

Polri Berduka ! Seorang Anggota Brimob Timika Tewas Ditembak KKB

BERDUKA - Briptu Berry Pramana Putra semasa hidup bersama rekan-rekannya BERDUKA - Briptu Berry Pramana Putra semasa hidup bersama rekan-rekannya Istimewa/SP

TIMIKA | Seorang anggota Brimob Batalyon B Timika Polda Papua Briptu Berry Pramana Putra tewas tertembak  di sekitar Jembatan Utikini, Distrik Tembagapura, Mimika, saat melakukan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB), Minggu (22/10).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris Besar Polisi AM Kamal mengatakan, pasukan Brimob Batalyon B Timika kembali terlibat kontak tembak dengan KKB pimpinan Sabinus Waker di sekitar jembatan Utikini Tembagapura sekitar pukul 16.00 WIT sore tadi.

 

"Dari kontak senjata tersebut satu anggota Brimob Den B Timika atasnama Briptu Berry Pramana Putra mengalami luka tembak dan meninggal di TKP," kata Kamal dalam keterangan Pers, Minggu.

 

Kamal mengemukakan, saat ini Jenazah Briptu Berry Pramana sedang dievakuasi dari lokasi kejadian di sekitar jembatan menuju Kampung Utikini untuk dibawa ke Rumah Sakit PT Freeport Indonesia di Tembagapura.

 

"Tindakan kepolisian yang diambil yaitu mengevakuasi korban ke rumah sakit  Tembagapura dan terus melakukan pengejaran terhadap KKB," jelasnya.

 

Pada hari sebelumnya, Sabtu (21/10) dua anggota Brimob Batalyon B Timika terluka saat terlibat baku tembak dengan kelompok separatis atau KKB pimpinan Sabinus Waker di Gunung Sangker Kalibua, Kampung Utikini, Distrik Tembagapura.

 

Adapun dua anggota Brimob yang mengalami luka tembak yakni Brigpol Mufadol tertembak pada kaki kiri, dan Barada Alwin mengalami luka akibat serpihan peluru pada bagian perut, tulang paha kanan, lambung dan kandung kemih.

 

Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon juga memastikan ada anggota kelompok separatis terluka dalam kontak senjata tersebut. Saat melakukan pengejaran, aparat menemukan ceceran darah dan peralatan yang digunakan KKB melakukan perlawanan.

 

"Ya, bisa dipastikan (ada anggota dari kelompok separatis) terluka," kata AKBP Victor Mackbon saat dikonfirmasi wartawan Seputar Papua, Minggu.

 

Sebelumnya pada hari yang sama, Sabtu (21/10) sekitar pukul 08.05 WIT pagi, KKB menembak dua unit kendaraan patroli PT Freeport jenis Toyota LWB bernomor lambung 01.4755 dan 01.5514 di jalan tambang PT Freeport Indonesia, Mile Point 67, Distrik Tembagapura, Mimika.

 

Aksi teror penembakan tersebut mengakibatkan driver atasnama Muhammad Jamil Lampung mengalami luka terkena serpihan kaca pada lengan kanan. Sementara pengemudi yang merupakan WNA asal Amerika Joe Hatch beruntung tidak mengalami cedera. (rum/SP)