All for Joomla All for Webmasters

 

Selasa, 09 Januari 2018 12:52

Negosiasi Alot, Jokowi: Jangan Kalah Sama Freeport

Rote, NTT |  Presiden Joko Widodo menegaskan Indonesia harus mendapatkan saham minimal 51 persen dari PT Freeport Indonesia yang mengelola tambang emas di Tembagapura, Mimika, Papua.

“Selama 10 tahun terakhir Indonesia hanya mendapatkan saham dari PT Freeport itu sebanyak 9,3 persen,” kata Jokowi saat berkunjung ke Pulau Rote yang merupakan pulau paling selatan dari NKRI, Selasa (9/1).

Jokowi menekankan pula bahwa dirinya telah memerintahkan jajarannya melalui kementerian terkait dan perusahaan raksasa asal Amerika Serikat itu segera melepas 51 persen saham ke pemerintah Indonesia.

"Saat ini saya sudah perintahkan agar Indonesia dapat 51 persen," begitu kata Jokowi.

Meski Jokowi mengakui jika selama beberapa tahun terakhir perbincangan serta negosiasi soal saham 51 persen itu sangat alot. Namun mantan Gubernur DKI Jakarta kembali menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh kalah oleh perusahaan asing tersebut.

"Sangat alot pembahasannnya tetapi walaupun alot yang penting jangan kalah," katanya.

Ia menambahkan pada Agustus 2017 lalu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Johan serta Menteri Keuangan Sri Mulyani dan CEO Freeport McMoran Richard Adkerson telah sepakat untuk diversifikasi saham sebanyak 51 persen untuk kepemilikan nasional.

"Tetapi detail 51 persen sahamnya itu masih dinegosiasikan lagi antara pemerintah dan Freeport," ujarnya.

Selain itu, Jokowi juga membahas soal Blok Mahakam di Kalimantan Timur yang selama 50 tahun terakhir dikelolah oleh perusahaan asing yakni PT.Total E & P Indonesie (TEPI) dan Inpex Coorporation.

"Per 1 Januari Blok Makaham 100 persen sudah jadi milik kita setelah selama puluhan tahun jadi milik asing," tuturnya.

Ia juga mengatakan setelah menjadi milik Indonesia, Blok Mahakam tersebut langsung diberikan dan dikelola oleh PT Pertamina Hulu Mahakam yang merupakan cucu dari PT Pertamina.

Adapun Jokowi telah berada di Pulau Rote sejak Senin (8/1) dengan agenda pertama menghadiri sekaligus membuka Rakornas relawan Bara JP di Pulau Rote, NTT.

Jokowi dan Ibu Negara menginap semalam di Pulau Rote dan pada Selasa (9/1) pagi mengelar serangkaian kegiatan seperti membagikan sertifikat tanah, pembagian kartu indonesia pintar (KIP), serta meninjau embung di pulau tersebut. (Ant/SP)