All for Joomla All for Webmasters

 

Selasa, 06 Februari 2018 12:10

Legislator Papua Desak Bupati Mimika Segera Selesaikan Masalah Guru

Matea Mameyau Matea Mameyau

TIMIKA | Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua, Matea Mameyau mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika segera menyelesaikan permasalahan pendidikan di daerah itu.

 

Desakan ini menanggapi aksi demo damai yang dilakukan ratusan guru yang tergabung dalam Forum Solidaritas Pendidikan (Forsope) Eme Neme Yauware yang meminta Bupati Mimika, Eltinus Omaleng mencopot Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeni O. Usmani.

 

Permintaan tersebut disampaikan massa saat melakukan demo damai di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (6/2).

 

Kata Matea, Pemkab Mimika dalam hal ini Bupati Mimika harus cepat menyelesaikan masalah ini karena akan berdampak pada pelaksanaan dan kesiapan Ujian Nasional 2018. 

 

“Apabila para guru-guru tersebut benar-benar melakukan mogok maka akan mengorbankan anak-anak daerah dalam menuntut ilmu,” kata Matea kepada wartawan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika.

 

Menurutnya, apa yang dilakukan para guru yang sampai mendapat simpati dari para orang tua murid tersebut sudah pada puncaknya. Pasalnya, para orang tua siswa yang ikut dalam demo tersebut tidak mau anaknya menjadi korban dalam permasalahan ini.

 

"Masyarakat bersama guru-guru demo untuk menuntut hak mereka, dan ini sudah pada puncaknya. Karena mereka juga ingin anak-anaknya menjadi pintar,” tuturnya.

 

Ia mengatakan, apabila pemerintah tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut, maka sama juga merenggut kemerdekaan para murid-murid yang seharusnya mendapatkan pendidikan secara baik yang dijamin oleh negara. 

 

"Masalah ini yang rugi adalah anak-anak, rugi masa depan mereka di tanah ini. Mereka adalah anak-anak indonesia yang harus hidup secara merdeka, khususnya dibidang pendidikan,” ujarnya.

 

Kata dia, sebagai bagain dari pemerintah ditingkat propinsi, dirinya akan memperjuangkan masalah ini agar bisa diselesaikan ditingkat propinsi. 

 

"Saya akan membawa aspirasi para guru ini untuk dibahas ditingkat provinsi. Saya akan mendorong Pemerintah Provinsi Papua untuk menyampaikan kepada Pemkab Mimika agar melihat masalah ini dengan serius," tegasnya. (mjo/SP)