Mutilasi Warga Nduga

Majelis Hakim Pengadilan Militer Surabaya membacakan putusan persidangan kasus pembunuhan disertai mutilasi empat warga di Mimika dengan terdakwanya Mayor Inf HFD. (Foto: Pendam XVII/Cenderawasih)

Mayor HFD, Terdakwa Kasus Mutilasi di Mimika Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

TIMIKA | Mayor Inf HFD atau Helmanto Fransiskus Dahki, terdakwa kasus pembunuhan disertai mutilasi empat warga Nduga di Kabupaten Mimika pada 22...

Baca Selanjutnya »
Kelima terdakwa dari oknum prajurit TNI AD didampingi penasehat hukumnya dalam perkara pembunuhan dan mutilasi terhadap empat warga Nduga di Mimika, mengikuti sidang militer yang dilakukan secara virtual pada Rabu, 14 Desember 2022. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

Oknum Prajurit TNI AD Terdakwa Kasus Mutilasi Bantah Korban Meninggal di TKP

TIMIKA | Para terdakwa kasus pembunuhan dan mutilasi dari oknum prajurit TNI AD, menyampaikan bantahan atas keterangan saksi dalam sidang militer...

Baca Selanjutnya »
Ilustrasi - Tersangka kasus pembunuhan berlanjut mutilasi ditahan Polisi Militer saat proses rekonstruksi kasus ini di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

Oknum Prajurit TNI Pelaku Kasus Pembunuhan Disertai Mutilasi Segera Disidangkan

TIMIKA | Kodam XVII/Cenderawasih membeberkan progres penanganan perkara pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh enam prajurit TNI-AD dan...

Baca Selanjutnya »
Tiga tersangka masing-masing Rf (kiri), DU (tengah), dan APL alias Jeck (kanan), terlibat dalam kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap empat warga di Mimika pada 22 Agustus 2022. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

Penyidik Kembali Tahap I Kasus Mutilasi 4 Warga di Mimika, Melengkapi Petunjuk Jaksa

TIMIKA | Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika kembali melakukan tahap I berkas perkara kasus pembunuhan disertai mutilasi...

Baca Selanjutnya »
Tokoh Gereja Kingmi di Kabupaten Mimika, Pdt. Deserius Adii. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

Pernyataan Roy jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Pembunuhan Misterius di Mimika

TIMIKA | Roy Marthen Howay alias Roy yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap empat warga...

Baca Selanjutnya »
Tokoh Gereja Kingmi di Kabupaten Mimika, Pdt. Deserius Adii. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

Tokoh Gereja Minta Sidang Kasus Mutilasi Dilakukan di Timika, Jangan Pilih Kasih

TIMIKA | Tokoh Gereja Kingmi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Pdt. Deserius Adii, meminta agar seluruh proses peradilan terhadap para tersangka...

Baca Selanjutnya »
Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra. (Foto: Saldi/Seputarpapua)

Polisi Periksa Sejumlah Pihak yang Terindikasi Sembunyikan Tersangka Roy

TIMIKA | Polres Mimika pada hari ini juga, Senin (10/10/2022), melakukan gelar perkara kasus pembunuhan disertai mutilasi dengan seorang tersangka...

Baca Selanjutnya »
JELASKAN - Wakasatgas Gakkum Damai Cartenz Polda Papua AKBP I Gusti Gde Era Adhinata (kiri) saat menjelaskan kronologi pengungkapan dan penangkapan pelaku kasus pembunuhan dan mutilasi di Mimika. (Foto: Mujiono)

Kepada Polisi, Roy Ungkap Alasan Rekayasa Kebohongan Kasus Mutilasi

TIMIKA | Drama Roy Marthen Howay berakhir. Bantahan Roy tak terlibat kasus pembunuhan disertai mutilasi di Mimika kini jadi kebohongan dan bakal...

Baca Selanjutnya »
TUNJUK - Kapolres Mimika (dua dari kanan) saat menunjukkan barang bukti yang ditemukan saat penangkapan Roy Marten Howay pelaku pembunuhan dan mutilasi di Mimika. (Foto: Mujiono)

Kapolres Mimika Beberkan Peranan Roy di Kasus Pembunuhan Disertai Mutilasi

TIMIKA | Roy Marthen Howay (RMH) tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi empat warga Nduga di Mimika, pada 22 Agustus 2022 yang buron hampir 2 bulan...

Baca Selanjutnya »
Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman. (Foto: Pendam XVII/Cenderawasih)

DPO Roy Ditangkap, Kapendam: Biar Terang dan Tak Ada Lagi Spekulasi

TIMIKA | Kodam XVII Cenderawasih mengapresiasi kepolisian yang telah menangkap Roy Marthen Howay, DPO kasus pembunuhan disertai mutilasi 4 warga...

Baca Selanjutnya »
Page 1 of 2
1 2
Sudah ditampilkan semua