100 Warga Doliningokngin Tembagapura Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SIMBOLIS | Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dari PT Auto Samudera kepada Kepala Kampung Doliningokngin yang disaksikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Mimika. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)
SIMBOLIS | Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dari PT Auto Samudera kepada Kepala Kampung Doliningokngin yang disaksikan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Mimika. (Foto: Mujiono/Seputarpapua)

TIMIKA | PT Auto Samudera menanggung 100 warga Kampung Doliningokngin, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) selama 3 bulan, terhitung sejak Oktober-Desember 2021.

Penanggungan yang dilakukan oleh PT Auto Samudera ini sebagai bentuk kepedulian, dan juga merupakan program Corporate Social Responsibility (SCR) kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Penyerahan kartu keanggotaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dilakukan secara simbolis oleh Manager HR PT Auto Samudera, Reza didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Verry K. Boekan kepada Kepala Kampung Doliningokngin Samuel Kum, pada Kamis (4/11/2021) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Mimika.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mimika, Verry K. Boekan mengatakan program ini sebagai bentuk implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2019, tentang Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Perda itu menginstruksikan kepada seluruh badan usaha untuk menyisihkan pengahasilannya, agar membantu masyarakat disekitar perusahaan, khususnya Orang Asli Papua (OAP) di Mimika, dalam hal memberi perlindungan sosial.

“Dari instruksi Perda tersebut, kami berkoordinasi dengan badan usaha untuk melakukan program sosial sesuai arahan dari peraturan yang ada,” kata Very.

Salah satu perusahaan yang sekarang ini menerapkan Perda Nomor 4 tahun 2019 adalah PT Auto Samudera. Dimana, perusahaan ini telah mendaftarkan dan menanggung 100 warga, dalam perlindungan sosial ketenagakerjaan PBPU selama 3 bulan.

“Semoga dengan program CSR ini bisa memberikan manfaat kepada warga Kampung Doliningokngin sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” kata Verry.

Verry menerangkan, adapun manfaat yang akan diterima oleh 100 warga Kampung Muare sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Program ini memberikan perlindungan kepada peserta. Seperti JKK, pada saat mengalami kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung seluruh biaya mulai dari transportasi sampai dengan pengobatan.

Apabila peserta mengalami cacat karena kecelakaan kerja, akan mendapatkan santunan berdasarkan hitungan dokter. Kemudian, apabila meninggal dunia karena kecelakaan kerja diberi santunan 48 kali penghasilan yang dilaporkan dan beasiswa bagi dua orang anaknya.

“Sementara untuk JKM, peserta yang meninggal diluar pekerjaan mendapatkan santunan Rp42 juta. Selain manfaat pada saat kejadian (kecelakaan dan kematian). Peserta juga bisa menikmati manfaat hiburan (tambahan) berupa diskon di sejumlah mitra BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya, pihaknya berharap kepala kampung atau orang yang ditunjuk untuk melaporkan, apabila ada warga yang sudah terdaftar sebagai peserta mengalami risiko, baik itu kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

Dari laporan itu, tentunya pihaknya akan menindaklanjutinya, agar peserta tersebut bisa mendapatkan manfaat berupa santunan.

“Saya berharap, apa yang sudah dilakukan PT Auto Samudera bisa jadi ‘trigger’ (pemicu) badan usaha lain di Mimika, untuk bisa menjalankan tanggungjawab sosial kepada masyarakat asli Papua yang berprofesi sebagai nelayan, petani, buruh dan lainnya agar bisa mendapat perlindungan Jamsostek,” ungkapnya.

Sementara HR PT Auto Samudera, Reza mengatakan, sebagai sebuah perusahaan pastinya memiliki program CSR. Namun selama ini, khususnya PT Auto Samudera program CSR nya masih membantu daerah sekitar, serta ke panti asuhan.

Namun program BPJS Ketenagakerjaan ini pihaknya bisa membantu masyarakat yang jauh.

“Kami menyadari bahwa bagaimanapun dan karena kita bekerja di daerah ini, maka mau tidak mau harus melakukan sesuatu untuk daerah ini. Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Sedangkan Kepala Kampung Doliningokngin Samuel Kum mengucapkan terimakasih atas apa yang sudah diberikan.

“Semoga program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat kedepannya,” ungkapnya.

Reporter: Mujiono
Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
Mesin Penyemprot Aspal Terbakar di Poros SP 5 Timika Jadi Tontonan Warga
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
OTK Teror Bom Molotov ke Halaman Rumah Warga di Timika Indah
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Jokowi Nonton Langsung Pertandingan Bulutangksi di Peparnas XVI
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Sabet Medali Emas, Ratri Sedih Kalahkan Sadiyah di Peparnas Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Mantan Atlet Persipura Jadi Pemanah Andalan Papua
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Sabet Dua Emas Peparnas Papua, Petrus Punya Harapan Buat Bupati Merauke
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Kalahkan Papua, Atlet DKI Sabet Emas Panahan Recurve Elite Putra
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Alami Cedera Otot, Ahmad Hidayat Tambah Emas untuk Jabar di Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Suhartuti Sumbang Emas untuk Riau di Laga Menembak Perdana Peparnas XVI
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Kuala Kencana: Kota Sejuk yang Jadi Venue PON XX
Baca Juga