00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Pelanggar Lalulintas Operasi Matoa di Papua Meningkat, Kecelakaan Menurun

Pelanggar Lalulintas Operasi Matoa  di Papua Meningkat, Kecelakaan Menurun
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M Kamal. (Foto: Dok/SP)

JAKARTA | Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M. Kamal mengatakan jumlah pelanggaran lalu lintas selama digelarnya Operasi Lilin Matoa 2019 di Papua tercatat mencapai 1.607 pelanggaran, atau naik empat persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2018.

"Di tahun 2019, jumlah pelanggar lalu lintas sebanyak 1.607 pelanggar, sedangkan di tahun 2018 sebanyak 1.552 pelanggar sehingga di tahun 2019 terjadi peningkatan sebanyak 55 pelanggar atau naik 4 persen," kata Kombes Kamal melalui siaran pers, Kamis (2/1).

Dari pelanggaran lalu lintas tersebut, sebanyak 181 pelanggar dikenakan sanksi tilang (turun 18 persen dibandingkan data tahun 2018) dan 1.426 pelanggar dikenakan teguran (naik tujuh persen).

Sementara data kecelakaan lalu lintas dalam Operasi Lilin Matoa 2019 tercatat ada 24 kasus atau turun delapan persen dibanding jumlah kecelakaan di tahun 2018.

iklan_lokal_dalam_berita

"Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 11 orang, luka berat 22 korban dan luka ringan 24 korban," katanya.

Sementara kerugian materiil selama Ops Lilin Matoa 2019 mencapai Rp118,6 juta atau turun 36 persen dibandingkan kerugian materiil Ops Lilin Matoa 2018.

Operasi Lilin Matoa 2019 berlangsung di Papua selama 10 hari sejak 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Kamal menyebut, untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, pihaknya sudah melakukan penyuluhan sebanyak 386 kali.

"Penyuluhan melalui media cetak, media elektronik, tempat keramaian, tempat istirahat dan daerah rawan," katanya.

Polda Papua juga sosialisasi melalui spanduk, leaflet, stiker dan billboard sebanyak 573 kali.

Untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, Polda Papua telah mengadakan program Polisi Sahabat Anak, Patroli Keamanan Sekolah dan Pramuka Saka Bhayangkara Krida Lalu Lintas.

Sementara untuk menyasar remaja dan mahasiswa, pihaknya menggelar program Police Goes To Campus, Safety Riding and Driving, Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Kampanye Keselamatan, Sekolah Mengemudi, Taman Lalu Lintas dan Global Road Safety Partnership Action.

 

Sumber: Antara
Editor: Misba

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar