00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

WNA Kamboja yang Tewas Tenggelam Ternyata Seorang Residivis

WNA Kamboja yang Tewas Tenggelam Ternyata Seorang Residivis
EVAKUASI | Proses evakuasi terhadap korban tenggelam yang dilakukan oleh Tim Identifikasi Polres Mimika dan Basarnas Timika. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA  | Chu Rotha warga negara asing (WNA) berjenis kelami  laki-laki yang tewas tenggelam di kali daerah Mapurujaya, Jumat (10/1) ternyata adalah seorang residivis.

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, korban merupakan WNA Kamboja dan imigran gelap yang tinggalnya tidak menetap atau pindah-pindah. Chu Rotha adalah residivis pada kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penipuan dan penggelapan kendaraan.

"Setelah melihat ciri-ciri fisik pada tubuh korban yang berupa tato, petugas menyakini bahwa yang bersangkutan adalah residivis," kata Kapolres di Mapolres Mimika, Mile 32, Jalan Agimuga, Sabtu (11/1).

Kata Kapolres, pada kasus tersebut, Chu Rotha ditetapkan dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dia sempat ditangguhkan, karena masalah kewarganegaraan.

iklan_lokal_dalam_berita

"Ditangguhkannya penahanan karena berkenaan dengan kewarganegaraan sehingga kami berkoordinasi dengan pihak Imigrasi," katanya.

Sebelumnya Chu Rotta ditemukan tewas tenggelam di kali pada wilayah Distrik Mapurujaya, pada Jumat (10/1) sekitar pukul 15.30 WIT.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertamakali  ditemukan oleh seorang warga yang kebetulan melintas disungai tersebut.

Setelah mengetahui adanya sesosok mayat tersebut, wargapun melaporkan ke Polsek setempat. Anggota Polsek Mimika Timur didukung Satreskrim Polres Mimika dan Basarnas Timika, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi.

Menurut keterangan, evakuasi yang dilakukan sekitar pukul 17.30 Wit berjalan cukup sulit karena medan menuju TKP harus melalui aliran sungai, yang jaraknya kurang lebih 500 meter dari akses Jalan Poros Mapurujaya.

Pada saat ditemukan, kondisi tubuh korban tersangkut di batang pohon besar dan dalam keadaan terlentang, dengan tatto di tangan sebelah kiri.

Sementara untuk kondisi korban sudah membusuk. Dan diperkirakan sudah tiga sampai empat hari korban itu tenggelam.

Saat ini jasad korban masih disemayamkan di RSUD Mimika, dan masih menunggu untuk dilakukan visum.

Reporter: Mujiono
Editor: Misba

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar