00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Satuan Narkoba Mimika Amankan Empat Pelaku Kasus Sabu

Satuan Narkoba Mimika Amankan Empat Pelaku Kasus Sabu
SABU | Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata didampingi Kasat Narkoba Iptu Sugarda Aditya saat menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Di awal 2020 ini, Satuan Narkoba Polres Mimika berhasil mengamankan empat  pelaku kasus narkoba jenis sabu-sabu. 

Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, pengungkapan kasus ini setelah dilakukan penyelidikan oleh Satuan Narkoba sejak 9 Desember 2019.

Empat pelaku ini berperan sebagai kurir, pengedar, serta pengguna. 

"Empat pelaku ini dari dua jaringan, dan kami masih kembangkan terhadap kasus ini," kata Kapolres yang didampingi Kasat Narkoba Iptu Sugarda Aditya di Mapolres Mimika, Mile 32-Jalan Agimuga, Mimika, Papua, Sabtu (11/1).

Dijelaskan Era, dari penyelidikan itu, pada Rabu 9 Januari 2020, berhasil diamankan ARR alias Rahim di Jalan Freeport Lama atau Gorong-gorong sekitar pukul 15.30 WIT

Dari tangan Rahim, ditemukan sabu seberat 0,6 gram.

Di hari yang sama, berhasil diamankan S alias Ardi dengan sabu seberat 0,95 gram di Jalan Pattimura Ujung, sekitar pukul 18.20 WIT.

"Dari penangkapan kedua orang itu, kami menetapkan daftar pencarian orang (DPO) atas nama BB yang ada di daerah lain. Dan modus yang digunakan adalah menggunakan sistem tempel atau terputus," katanya.

Masih di hari sama, sekitar pukul 22.30 WIT di Jalan Flora, Irigasi diamankan terhadap tiga orang, yakni SA, MA, dan AR.

Dimana petugas mendapatkan sabu seberat 0,05 gram milik MA. MA mengakui sabu tersebut didapat dari AR. 

MA menjadi perantara penjualan sabu milik AR sejak 2017 lalu. 

Dari tangan keempatnya, diamankan sabu seberat 1,7 gram.

"Sabu ini didapatkan dari luar Timika, dimana per gramnya dibeli Rp1,8 juta. Namun dijual di daerah ini sebesar Rp 2,4 juta," jelasnya.

Keempatnya kini dikenakan ancaman hukuman ayat (1),(2) pasal 114 Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. 

Kemudian ayat (1), (2) pasal 112 Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dan ayat 1 huruf (a) pasal 127 Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukumannya dengan pasal yang disangkakan adalah maksimal 20 tahun," tuturnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar