00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Bupati Mimika Larang ASN Wanita Pakai Cadar

Bupati Mimika Larang ASN Wanita Pakai Cadar
Ilustrasi

TIMIKA | Bupati Mimika, Provinsi Papua, Eltinus Omaleng melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika menggunakan cadar (penutup wajah bagi wanita muslim). 

"Kedepan tidak boleh lagi ada pegawai lingkup Pemda Mimika yang bercadar, mulai dari sekarang itu tegas saya perintahkan," ungkap Eltinus Omaleng saat diwawancara usai pimpin Apel Pagi, Senin (13/1).

Katanya, siapapun yang nantinya masuk keluar kantor Pemda Mimika harus kelihatan wajahnya, tidak boleh tertutup semua.

"Nanti yang model itu bisa dibilang teroris," katanya.

Eltinus juga memerintahkan kepada seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemda Mimika agar jangan mempekerjakan orang dengan penampilan seperti itu (bercadar).

"Di Bapenda saya sudah berapa kali tegur kepala dinasnya karena ada pegawainya yang bercadar, namun sampai sekarang tidak direspon, saya akan lebih tegas lagi," ungkapnya.

"Saya dengar ada banyak dinas yang pegawainya bercadar, itu mulai sekarang saya larang dengan tegas, tidak boleh wajahnya tertutup semua, harus kelihatan," pungkas Eltinus.

Untuk Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, aturan Pakaian Dinas ASN diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2007 tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Dalam aturan tersebut terpampang gambar pakaian dan penggunaan atribut tiap seragam. 

Berikut aturan penggunaan pakaian sehari-hari ASN di lingkungan Kementerian Dalam Negeri serta Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, dalam Pasal 12A Permendagri No.6 Tahun 2016:

(1) Penggunaan pakaian dinas di lingkungan Kementerian 
Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah 
Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud Pasal 2: 
a. Hari Senin dan Selasa menggunakan PDH warna 
khaki; 
b. Hari Rabu menggunakan PDH Kemeja Warna Putih, 
celana/rok hitam atau gelap; 
c. Hari Kamis dan Jumat menggunakan PDH 
Batik/Tenun/Pakaian khas daerah

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Batt

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar