Bupati Mimika Berhentikan Dua Kepala OPD

Bupati Mimika Berhentikan Dua Kepala OPD
SERAHKAN SK | Bupati Mimika Eltinus Omaleng ketika menerahkan SK kepada Antonius Pasulu sebagai Direktur RSUD. (Foto: Hadijah/SP)

TIMIKA | Bupati Mimika, Provinsi Papua, Eltinus Omaleng memberhentikan dua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemerintah Kabupaten Mimika, Senin (13/1).

Kedua kepala OPD yang diberhentikan yakni, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan, Pemukiman dan Pertanahan Frits Humbore, dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dr. Evelyn Pasaribu. 

Bupati Eltinus kemudian menunjuk Nicollas Kuahaty sebagai pelaksana tugas (Plt), menggantikan posisi Frits Humbore. 

Sedangkan posisi Direktur RSUD dipercayakan kepada Antonius Pasulu.

Eltinus memberhentikan keduanya karena dinilai tidak loyal terhadap pimpinan, serta dalam menjalankan tugas sebagai pengelola anggaran, penyerapannya di luar target dari semestinya.

Eltinus menilai, kinerja keduanya dinilai sangat buruk sehingga patut untuk dicopot dari jabatannya.

Eltinus juga secara terang-terangan meminta kepada mereka yang dipercayakan menduduki jabatan itu agar tidak mencontohkan kinerja dari pimpinan sebelumnya.

"Saya berharap dengan pimpinan baru ini kinerjanya jangan sama dengan pimpinan yang lama itu sangat hancur," ungkap Eltinus, di pendopo rumah negara. 

Pada kesempatan ini, Eltinus juga menunjuk Reynold Ubra sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan menggantikan Alfred Douw yang telah memasuki masa pensiun. 

Sebelumnya, Bupati Eltinus menyampaikan kepada kepala OPD yang tidak sanggup menjalankan tugas sebaiknya mundur. 

"Kalau sampai tidak capai target penyerapan itu berarti memang sudah tidak sanggup lagi, sehingga orang tersebut harus mundurkan diri," kata Eltinus saat diwawancara usai pimpin apel pagi.

Namun kenyataannya kata Eltinus, pimpinan OPD tersebut bersikeras untuk tetap bertahan, sehingga pemberhentian tersebut sebagai pelajaran.

"Saya kan sudah selalu bilang siapa saja yang merasa diri tidak sanggup dalam menjalankan tanggungjawabnya sebaiknya mundur sebelum saya yang pecat," katanya.

Eltinus juga secara gamblang mengungkapkan kekecewaannya kepada OPD yang penyerapan anggarannya sangat kecil jauh dari target.

"Tahun ini penyerapan anggaran sangatlah kecil dibandingkan tahun kemaren, untuk itu saya sangat amat kecewa, padahal APBD kitakan itu sangat besar sampai Rp4 triliun," tegasnya.

"Kedepannya saya tidak mau lagi berusaha untuk meningkatkan APBD ini cukup sampai di Rp4 triliun saja, dengan ini saja tidak sanggup kelola bagaimana nanti bertambah lagi," tambah Eltinus.

 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar