Ma’ruf Amin Katakan Pesan Perdamaian pada Joseph Donovan Jr

Ma'ruf Amin Katakan Pesan Perdamaian pada Joseph Donovan Jr
Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan Jr, di Kantor Wakil Presiden, di Jakarta, Jumat (17/1/2020). Asdep Komunikasi dan Informasi Publik Sekretariat Wakil Presiden

JAKARTA | Wakil Presiden, Ma'ruf Amin,menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph Donovan Jr, di Kantor Wakil Presiden. 

Mereka membahas mengenai berbagai hal terkait kerja sama hubungan bilateral Indonesia-AS, termasuk upaya menjaga perdamaian global.

"Kami secara umum berbicata mengenai pentingnya perdamaian dan bekerja bersama-sama. Kami tidak menyebutkan secara spesifik (terkait konflik AS-Iran)," kata Donovan Jr di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (17/1). 

Dalam pertemuan tersebut, Donovan Jr juga berpamitan langsung kepada Ma'ruf karena telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai kepala perwakilan Amerika Serikat di Indonesia selama tiga tahun.

Donovan ?Jr mengatakan diskusi mereka berjalan sangat baik, khususnya ketika membahas mengenai capaian kerja sama Indonesia-Amerika Serikat. Ma'ruf dan Donovan juga sepakat untuk meningkatkan hubungan kerja sama bilateral kedua negara di masa depan.

"Kami berdiskusi sangat baik tentang hubungan Amerika Serikat-Indonesia, dan tentunya kami berharap akan kerja sama yang lebih baik lagi ke depannya," katanya.

Sebelumnya, Ma'ruf mengatakan atas nama pemerintah Indonesia, dia berharap konflik antara Amerika Serikat dan Iran tidak semakin buruk karena dapat berdampak pada kondisi politik dan ekonomi global. Ia berharap keduanya dan pihak-pihak terkait dapat mencari solusi damai atas konflik tersebut sehingga tidak terjadi perang.

"Andai kata terjadi peperangan, ini akan menjadi sesuatu yang sangat merugikan bagi dunia. Ekonomi rusak, politik blok-blokan juga akan terbangun. Itu berbahaya sekali," kata dia.

Indonesia bersama dengan negara-negara yang tergabung dalam PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam terus mendorong berbagai pihak yang terlibat dalam konflik tersebut untuk saling menahan diri.

"Kita (Indonesia) itu menghendaki perdamaian, karena itu yang harus diupayakan adalah mencari solusi perdamaian supaya tidak terjadi perang. Indonesia bersama negara-negara yang cinta damai, termasuk OKI di Timur Tengah dan melalui PBB, berusaha untuk menahan agar tidak terjadi perang," ujarnya.

 

Sumber: Antara
Editor: Batt

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar