00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Polisi Tembak Kaki Spesialis Pencuri Motor

Polisi Tembak Kaki Spesialis Pencuri Motor
PELAKU | OW, spesialis pencuri motor ketika mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara, Kota Jayapura, Papua. (ANTARA /HO-Humas Polresta Jayapura Kota)

JAYAPURA |  Tim Delta Polresta Jayapura Kota menembak kaki OW (21), spesialis pencuri kendaraan roda dua atau motor, ketika hendak menangkap pelaku di seputaran Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.

"OW alias Otto ditangkap saat sedang berada di Seputaran Pasar Yotefa. Pelaku terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri," kata Kasubag Humas Polresta Jayapura AKP Jahja Rumra di Jayapura, Minggu (19/1).

Menurut dia, penangkapan pelaku merupakan hasil pengembangan Tim Delta beberapa waktu lalu di asrama mahasiswa seputar Kotaraja, Distrik Abepura, terkait pencurian kendaraan bermotor.

"Sebelumnya dua pelaku berhasil ditangkap, dan dari hasil pengembangan kami mengantongi identitas OW yang diduga merupakan otak dari aksi pencurian kendaraan bermotor, dan selanjutnya OW masuk dalam daftar pencarian orang," katanya.

iklan_lokal_dalam_berita

Dari hasil pemeriksaan sementara oleh tim, OW beserta dua rekannya yang terlebih dahulu ditangkap diketahui telah mencuri tujuh unit motor, baik di Kota dan Kabupaten Jayapura.

"Sejauh ini baru ada tujuh laporan polisi yang kami temukan atas kasus pencurian kendaraan yang dilakukan OW dan komplotannya, lima laporan di Polsek Abepura, satu laporan di Polresta dan satu di Polsek Sentani," katanya.

OW kini telah mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Jayapura Kota, setelah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara usai dilumpuhkan oleh petugas karena hendak melakukan perlawanan dan berusaha kabur.

Sementara, tujuh unit motor hasil kejahatan OW dan komplotannya telah diamankan di Mapolresta untuk dijadikan sebagai barang bukti, baik dari tangan dua rekannya yang merupakan residivis dan tiga orang penadah.

"Kasus ini masih terus dikembangkan. Kami sudah temukan barang bukti yang dijual bahkan tiga orang pembeli atau penadah juga sudah kami tangkap, begitu juga dua orang rekannya yang merupakan residivis dalam kasus yang sama," katanya.

 

Sumber: Antara
Editor: Aditra

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar