Pemkab Mimika Diminta Anggarkan Dana untuk Pengusaha Asli Papua

Selasa, 21 Jan 2020 17:46 WIT
Anggota DPRD Mimika, Den Hagabal

TIMIKA | Anggota DPRD Mimika, Papua, Den Hagabal meminta Pemerintah Kabupaten Mimika untuk menganggarkan sejumlah dana untuk pengusaha orang asli Papua (OAP).

"Kalau bisa bupati dan dinas-dinas coba bicara ini dan taruh anggaran khusus untuk OAP," Katanya di Kantor DPRD Mimika, Selasa (21/1).

"Kalau bisa Bapeda anggarkan untuk OAP, apakah rasa rugi kalau Rp 500 miliar untuk OAP," tuturnya.

Den mengatakan, dua tahun terakhir ini pembangunan di Mimika tampak begitu ramai, tetapi hanya sedikit pengusaha Papua yang dipakai untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tersebut.

Pekerjaan-pekerjaan itu kata dia, sebaiknya diatur bagaimana baiknya agar bisa juga diberikan oleh kontraktor kecil khususnya masyarakat lokal asli Papua.

"Jangan bikin yang besar-besar untuk saudara saudara yang dari luar, ini juga yang kami sangat menyesal," katanya.

Den menyebutkan, pengusaha asli Papua juga memiliki badan hukum yang jelas, sehingga sudah seharusnya mereka juga dipakai jasanya.

"Padahal mereka itu berhak untuk mendapatkan pekerjaan pekerjaan itu," sebutnya.

Selama ini kata Den, para pengusaha hanya diberikan pembinaan dan tidak ada kelanjutan dari pembinaan yang mereka peroleh.

"Dari dulu pembinaan terus, baru dapatnya cuma got-got 15 meter," katanya.

Padahal para pengusaha asli Papua ini juga ingin maju dan berkembang, tidak hanya diam di tempat dan hanya mendapatkan pembinaan saja.

"Mereka ini kan tujuannya untuk mau melangkah, bukan mau disitu terus. Harus ada peningkatan, jangan begitu begitu terus," katanya.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan