seputarpapua.com

POLITIK MIMIKA- KPU Tetapkan Syarat Bagi Cabup Jalur Independen

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
POLITIK MIMIKA- KPU Tetapkan Syarat Bagi Cabup Jalur Independen
Derek Mote, ST – (Foto: Mujiono/SP)

TIMIKA I Jajaran Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika Papua, telah menetapkan jumlah minimal dukungan untuk Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati  Kabupaten Mimika, yang akan maju melalui jalur perseorangan (independen) pada Pilkada Serentak  Tahun 2018.

Divisi Teknis KPUD Kabupaten Mimika, Derek Mote, ST mengatakan, pada 8 September 2017 lalu, pihaknya telah melakukan rapat pleno dan menetapkan jumlah minimal dukungan bagi calon independen berdasarkan Undang undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan walikota. Serta surat edaran KPU RI nomor 515/KPU/IX/2017 perihal persiapan pelaksanaan tahapan penyerahan dukungan pasangan calon perseorangan pemilihan tahun 2018.

“Jadi kami sudah menetapkan jumlah dukungan calon independen untuk Pilkada 2018 nanti, yakni sebesar 22.273 dukungan yang berupa fotokopi e-KTP,” kata Mote saat ditemui seputarpapua.com, Senin (25/9/17) di ruang kerjanya.

Kata dia, bagi bakal calon melalui perseorangan, sedikitnya harus memiliki dukungan masyarakat yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP). Jumlah tersebut adalah 10 persen dari keseluruhan jumlah pemilih di Kabupaten Mimika. Dimana saat ini daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Mimika sebanyak 222.721 orang. Dengan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 130.194 orang dan pemilih perempuan sebanyak 92.527 orang.

“Jumlah tersebut diambil berdasarkan  DPT Pilpres tahun 2014 lalu,”katanya.

Ia menjelaskan, Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi DPT Pemilihan Terakhir (Pemilihan Umum Presiden tahun 2014) sebagai dasar Penghitungan Jumlah Minimum Dukungan Persyaratan Pasangan Calon Perseorangan dan Sebaran Dukungan Kecamatan/Distrik di Kabupaten Mimika. Dimana rekapitulasi DPT Pemilihan Terakhir (Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014) sejumlah 222.721 pemilih sebagai dasar penghitungan jumlah minimum dukungan persyaratan Bakal Calon Perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika Tahun 2018.

Sementara jumlah persentase dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika Tahun 2018 sebesar 10% (sepuluh persen) dikali jumlah Pemilih Tetap Pemilihan Terakhir.

“Dengan dasar tersebut, maka jumlah dukungan Bakal Calon Perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika Tahun 2018 sebesar 22.273 pemilih. Dimana persebaran dukungan Bakal Calon Perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika Tahun 2018 sekurang-kurangnya di 10 (sepuluh) Kecamatan/Distrik dari 18 Kecamatan/Distrik di Kabupaten Mimika,”jelasnya.

Disinggung terkait persyaratan menjadi pemilih yang harus memiliki e-KTP, Derek Mote menjelaskan bahwa  jika calon pemilih masih belum menerima KTP Elektronik namun telah melakukan perekaman, maka persyaratan pemilih boleh menggunakan surat keterangan dari kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

“Salah satu syarat pemilih harus memiliki KTP, itu sudah merupakan prosedur. Jika masih belum memiliki e-KTP, pemilih harus mendaftarkan ke Disdukcapil untuk mendapatkan surat keterangan. Jumlah pemilih tetap di Kabupaten Mimika  lumayan banyak, dan kami himbau warga yang tidak memiliki KTP untuk minta surat keterangan,”ujar Mote.(mjo/SP)

Berita Terkait
Baca Juga