00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Melihat Kunjungan Kerja Bupati Asmat di Kampung Obio dan Hom-Hom

Melihat Kunjungan Kerja Bupati Asmat di Kampung Obio dan Hom-Hom
KUNKER | Bupati Asmat Elisa Kambu bersama istri dan rombongan ketika mengunjungi kampung Obio dan Hom-Hom. (Foto: Humas Asmat)

ASMAT | Bupati Asmat Elisa Kambu, didampingi istri dan sejumlah pimpinan OPD melakukan kunjungan kerja di Kampung Obio dan Hom-Hom, Distrik Suru-Suru.

Kunjungan selama dua hari, pada Rabu – Kamis (22-23/1) untuk menghadiri undangan pentahbisan, dan peresmian Gedung Gereja Kingmi Silo Hom-Hom Klasis Obio.

Bagi Bupati Elisa, kedua kampung yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Yahukimo itu bukanlah kali pertama dia mengunjunginya. 

Ini merupakan kali kedua, sebab pada November 2016 lalu, Elisa juga pernah mengunjungi kampung tersebut, dan berjalan bersama warga tanpa menggunakan alas kaki. 

iklan_lokal_dalam_berita

Pada kunjungannya kali ini, Elisa menyempatkan diri menginap di rumah warga, dan menggelar bakar batu bersama warga. 

Dia pun mengajak pimpinan OPD terkait, seperti Kepala BPKAD, Kadis Pekerjaan Umum, Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan, dan Plt kadis Perumahan Rakyat dan Pertanahan.

Ini dilakukan agar apa yang masih dibutuhkan warga setempat terhadap pelayanan publik, bisa segera dilakukan. 

Karena semua ini, kata Elisa untuk mempersiapkan masa depan generasi Papua.

"Kita adalah bagian republik ini. Kita punya hak hidup di bagian mana pun di republik ini. Tapi kalau tak sekolah, kita tak bisa keluar dari tempat ini," kata Bupati Elisa, yang juga didampingi Perwira Penghubung Kodim 1707 Merauke, dan Kasat Intel Polres Asmat.

Sementara dihadapan warga, Elisa mengatakan bila Pemkab Asmat menaruh perhatian besar kepada lembaga keagamaan melalui kebijakan anggaran. 

Dimana, setiap 10 persen dari dana kampung dialokasikan untuk lembaga keagamaan. 

Di kampung ini telah dialokasikan Rp65 juta atau 10 persen dari dana kampung. Sedangkan untuk lembaga keagamaan di seluruh kampung di Asmat telah dianggarkan Rp17 miliar.

"Kalau dana itu dikelola dengan baik, maka gereja akan hidup. Saya senang dengan keadaan ini. Gedung ini tidak mungkin ada kalau tidak kerja sama," kata Elisa.

Elisa juga berpesan kepada orang tua khususnya bapak-bapak agar tidak melakukan  tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Bagi ibu-ibu khusunya yang sedang mengandung, Elisa berpesan agar menjaga asupan gizi yang baik, sehingga saat melahirkan anaknya bisa sehat, dan menjadi penerus bangsa. 

"Ibu-ibu harus dijaga agar lahirkan generasi hebat. Bapak harus jaga lindungi ibu-ibu, tidak boleh lagi ada kekerasan pada anak-anak," pesan Elisa.

 

Reporter: RAB
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar