Polisi Tangkap Delapan Orang Diduga Jaringan Begal di Timika

Senin, 27 Jan 2020 17:21 WIT
AKP M Burhanudin Yusuf Hanafiah. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, tengah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang diduga sebagai jaringan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal yang meresahkan masyarakat Timika.

Kasat Reskrim Polres Mimika, M Burhanudin Yusuf Hanafiah mengatakan, delapan orang terduga begal ditangkap pada Minggu (26/1).

“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang terkait kasus begal di Kota Timika, namun statusnya masih saksi, belum kami tetapkan jadi pelaku,” kata Kasat Reskrim di ruang kerjanya, Senin (27/1).

Namun kata dia, dari hasil pemeriksaan sementara delapan orang yang diamankan, satu berinisial FW bertindak sebagai penyalur atau penjual barang-barang hasil kejahatan.

FW diduga menerima laptop dan handphone dari pelaku untuk dijual ke masyarakat. Hasil penjualannya untuk membeli minuman keras (miras). 

“Ada dua barang yang kami amankan, yakni laptop dengan tempat kejadian perkara di depan Rumah Makan Padang Saiyo (depan Pasar Lama) dan satu buah hadphone serta tas dengan TKP di depan Perumahan Pemda SP2,” terangnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Karena para eksekutor atau yang mengambil barang milik korban belum ditangkap.

Pihaknya meminta dukungan dan doa agar polisi berhasil mengungkap pelaku dan jaringannya.

“Saat ini, kami masih melakukan pengembangan terhadap pelaku-pelaku begal di Kota Timika,” tuturnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba

 

Kategori:
Bagikan