seputarpapua.com

DPRD Mimika Sepakat Melanjutkan Rapat Paripurna Tanpa Bupati

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
DPRD Mimika Sepakat Melanjutkan Rapat Paripurna Tanpa Bupati
PENDAPAT AKHIR- Suasana Rapat Paripurna IV DPRD Mimika tentang pendapat akhir fraksi-fraksi dan penutupan sidang Penetapan Perda Non APBD tahun 2017

TIMIKA I Anggota DPRD Mimika Sepakat melanjutkan Rapat Paripurna IV DPRD Kabupaten Mimika tentang pendapat akhir fraksi-fraksi dan penutupan sidang penetapan Perda non APBD tahun 2017 tanpa kehadiran Bupati Mimika Eltinus Omaleng. Kesepakatan ini setelah Bupati Eltinus Omaleng pada Rabu (27/9/17) belum bisa hadir karena masih berada di luar kota.

Sebelum Rapat Paripurna DPRD Mimika tentang Pembentukan Perda Non APBD tahun 2017 dilanjutkan, Ketua DPRD Mimika selaku pimpinan rapat, Elminus B Mom mencabut skors dan mengumumkan bahwa Bupati Eltinus Omaleng masih berada di Jakarta, dan rencananya akan kembali nanti malam, Rabu (27/9/17)  berangkat ke Timika. Sehingga pelaksanaan Rapat Paripurna I V DPRD Mimika ditunda hingga Bupati Eltinus Omaleng tiba di Timika.

Dari pernyataan tersebut, Anggota DPRD Mimika mengajukan interupsi kepada pimpinan rapat untuk melanjutkan pendapat akhir fraksi-fraksi. Setelah adanya interupsi, maka pimpinan rapat meminta persetujuan kepada anggota DPRD apakah dilanjutkan atau tidak. Dan dari permintaan tersebut, 31 anggota DPRD Mimika yang hadir sepakat melanjutkan Rapat Paripurna IV DPRD Mimika tentang pendapat akhir fraksi-fraksi dan penutupan sidang Penetapan Perda Non APBD.

Anggota Fraksi Amanat Hati Rakyat, Saleh Alhamid mengatakan, pihaknya merasa bahwa sidang ada tawar menawar dan ada sesuatu. Dalam arti, apabila anggota DPRD tidak ada interupsi maka Bupati tidak Hadir. Tetapi sesungguhnya apa yang dilakukan oleh DPRD mengacu pada tata tertib (tatib).

“Tidak ada Bupati pun rapat ini bisa tetap jalan. Dan apabila dilakukan penundaan maka jangan sampai kami tidak hadir,”tegas Saleh.

Hal senada juga disampaikan oleh Karel Gwijangge yang sepakat dengan melanjutkan rapat karena tidak ada tawar menawar. Dan apabila ada pihak yang meninggalkan ruang rapat, maka dipersilahkan.

“Rapat ini harus dilanjutkan walaupun tidak ada Bupati,”ujarnya.

Sementara Sekda Mimika, Ausilius You mengatakan, dari awal dirinya mengikuti dengan baik, sampai pada masa sidang IV, yakni pendapat fraksi-fraksi sekaligus penutupan. Dan dalam masa sidang IV ini, semua fraksi menghendaki adanya Bupati yang akhirnya dilakukan pensekorsan. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan kepala SKPD dan asisten atas permintaan adanya Bupati di rapat Paripurna ini.

“Bupati saat ini tidak bisa hadir, dikarenakan ada tugas dinas di luar kota. Dan menyangkut hal ini sudah dikomunikasikan dengan Bupati,”jelas Sekda.(mjo/SP)

Berita Terkait
Baca Juga