Siaran RRI Kini Hadir di Asmat

Kamis, 13 Feb 2020 17:47 WIT
TABUH TIFA | Bupat Asmat Elisa Kambu didampingi Direktur Teknologi dan Media Baru LPP RRI Rahadian Gingging, dan Kepala LPP RRI Merauke Yonas Markus Tuhuleruw, ketika menabuh tifa sebagai tanda diresmikannya stasiun relay RRI Asmat. (Foto: Aditra/SP)

ASMAT | Masyarakat Asmat, Papua kini dapat menikmati siaran Radio Republik Indonesia (RRI), setelah 17 tahun kabupaten ini terbentuk. 

Hal ini dikatakan, Bupati Asmat Elisa Kambu ketika meresmikan stasiun relay RRI di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika, Kota Agats, Kamis (13/2).

Peresmian stasiun relay ini dihadiri pula Direktur Teknologi dan Media Baru LPP RRI Rahadian Gingging, dan Kepala LPP RRI Merauke Yonas Markus Tuhuleruw.

Menurut Elisa, kehadiran RRI di Asmat untuk menjawab dan memberikan informasi kepada masyarakat apa sudah dilakukan pemerintah daerah. 

Untuk itu, dia meminta kepada kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dapat memanfaatkan stasiun relay ini untuk menyampaikan capaian - capaian kerjanya kepada masyarakat luas.

"RRI kalau sudah ada di Asmat, maka sudah menyatukan Indonesia," kata Elisa. 

Meski saat ini hanya stasiun relay dari RRI Merauke, namun Elisa berharap kedepannya kabupaten yang dipimpinnya bersama Thomas E. Safanpo selaku wakil bupati, dapat meningkatkan stasiuan relay tersebut ke stasiun produksi. 

Olehnya itu, dia meminta kepada seluruh OPD dapat menyiapkan segala keperluannya. Salah satunya soal perizininan.

"Peningkatan status dari relay ke produksi itu bisa teerwujud, bila semua berkewajiban menyiapkan segalanya," ujar Elisa. 

Elisa juga berharap, dengan adanya siaran RRI di Asmat dapat menjadi penangkal berita-berita hoaks yang selama ini beredar di media sosial. 

Sementara, Kepala LPP RRI Merauke Yonas Markus Tuhuleruw mengatakan, tujuan adanya stasiun relay di Asmat untuk membangun sinergitas dalam menyampaikan pesan pembangunan, pemerintahan, dan masyarakat. 

Selain itu, untuk menepis berita bohong alias hoaks, karena RRI merupakan sabuk pengaman Kesatuan Republik Indonesia. 

"RRI itu siaran yang untuk mencerdersakan bangsa," kata Yonas.

Sementara itu, Direktur Teknologi dan Media Baru LPP RRI Rahadian Gingging menyebutkan bahwa pasca reformasi, RRI selalu memposisikan diri independen, dengan tidak berpihak kepada siapapun, dan tetap netral. 

Dengan hadirnya RRI di Asmat, maka bisa bermanfaat bagi masyarakat, 

"Ada 3 poin penting dari RRI, pertama memberikan informasi yang benar. Kedua menyajikan hiburan dengan lagu-lagu yang tidak berbau pornografu. Ketiga yaitu mengedukasi," kata Rahadian. 

 

Reporter: Aditra
Editor: Batt

 

Kategori:
Bagikan