Jasad 12 Prajurit TNI Korban Kecelakaan Heli MI-17 di Papua Ditemukan

Jumat, 14 Feb 2020 17:05 WIT
Tim evakuasi ketika bersiap-siap menuju lokasi jatuhnya helikopter MI-17 TNI AD di Pegunungan Bintang, Papua. (Foto: Dok Penrem 172/PVY)

TIMIKA | Tim evakuasi berhasil mencapai lokasi jatuhnya helikopter MI-17 milik TNI AD pada ketinggian 12.500 feet, di tebing Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (14/2). 

Komandan Korem 172/PVY, Kolonel Inf Binsar Sianipar selaku koordinator evakuasi, mengonfirmasi bahwa benar tim telah mencapai lokasi puing-puing heli MI-17 pada Jumat sekitar pukul 12.30 WIT.

Tim evakuasi dari Yonif 751 Raider tiba di lokasi setelah berjalan mendaki selama kurang lebih lima jam dari base camp yang didirikan sejak Kamis (13/2), sesaat setelah mereka diturunkan dengan menggunakan tali dari heli angkut personel.

Sesampainya di lokasi jatuhnya helikopter, tim juga berhasil menemukan 12 jenazah korban yang seluruhnya berada di sekitar serpihan atau tumpukan bangkai helikopter.

"Identitas 9 jenazah bisa kita kenali dari pakaian dan atribut yang mereka kenakan, sedangkan 3 jenazah lagi masih diperlukan proses identifikasi lebih lanjut," kata Binsar. 

Meski dapat dikenali dari atribut yang dikenakan, guna memastikan lebih lanjut maka perlu melalui proses identifikasi dari tim medis secara  detil terhadap 12 jenazah setelah proses evakuasi.

Mengingat kondisi cuaca dan medan yang sangat ekstrem, kata Binsar, tim belum bisa melakukan evakuasi terhadap jenazah korban pada Jumat sore ini. 

"Direncanakan besok proses evakuasi jenazah akan kita mulai. Tim akan membawa turun jenazah ke titik yang bisa dijangkau oleh heli," ujar Kolonel Binsar.

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, beserta seluruh prajurit menyatakan turut berdukacita dan berbelasungkawa yang mendalam kepada keluarga prajurit yang gugur dalam kecelakaan tersebut.

Untuk diketahui, Helikopter MI 17 milik TNI AD hilang kontak sejak Jumat 28 Juni 2019 lalu sekitar pukul 11.49 WIT dalam penerbangan Oksibil, Pegunungan Bintang - Sentani, Jayapura. 

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta crew, sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di pos perbatasan RI-PNG.

Adapun nama-nama awak helikopter tersebut yaitu Kapten CPN Aris (pilot), Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul.

Sedangkan penumpang yang merupakan anggota Yonif 725/WRG yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana. 


Reporter: Sevianto
Editor: Misba

 

Kategori:
Bagikan