Jasad Korban Kecelakaan Helikopter TNI MI-17 Berhasil Dievakuasi

Sabtu, 15 Feb 2020 13:07 WIT
Sejumlah personel TNI Polri mengangkat kantong jenasah korban Helikopter TNI MI-17 di Bandara Oksibil, Pegunungan Bintang. (Foto: Pendam XVII/Cen/SP)

TIMIKA | Tim evakuasi berhasil membawa jasad para korban kecelakaan helikopter MI-17 milik TNI AD dari ketinggian 12.500 feet, di tebing Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, ke Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (15/2). 

Wakapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan, proses evakuasi berlangsung pada Sabtu pagi pukul 06.00 WIT dengan menggunakan dua unit heli Bell Penerbad dan satu milik PT. Intan Angkasa. 

"Info terakhir yang kami terima dari lapangan, 12 jenazah sudah tiba di Bandara Sentani, Jayapura," katanya. 

Letkol Dax menambahkan,  jenazah para korban diterima di Base Ops Lanud Silas Papare. 

Tim evakuasi berhasil mencapai lokasi jatuhnya helikopter MI-17 milik TNI AD pada ketinggian 12.500 feet, di tebing kawasan Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (14/2). 

Sesampainya di lokasi jatuhnya helikopter, tim berhasil menemukan 12 jenazah korban yang seluruhnya berada di sekitar serpihan atau tumpukan bangkai helikopter . 

Untuk diketahui, Helikopter MI 17 milik TNI AD hilang kontak sejak Jumat 28 Juni 2019 lalu dalam penerbangan Oksibil, Pegunungan Bintang - Sentani, Jayapura. 

Helikopter dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta crew, sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di pos perbatasan RI-PNG.

 

Reporter: Sevianto
Editor: Batt

 

Kategori:
Bagikan