00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Di Hadapan Karo Penmas Polri, Anak-anak Mimika Ingin Jadi Polisi

BERKUNJUNG | Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Argo Yuwono, mengunjungi anak-anak binaan Binmas Noken Polri di Kwamki Narama, Mimika. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Argo Yuwono, mengunjungi anak-anak binaan Binmas Noken Polri di Kwamki Narama, Mimika, Selasa (18/2). 

Brigjen Argo Yuwono berkesempatan melihat program Binmas Noken ketika mendampingi kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ke Timika. 

Argo mengajak anak-anak di Kwamki Narama, wilayah bekas rawan konflik, agar mereka senantiasa rajin belajar dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. 

"Siapa yang rajin berdoa, Tuhan akan mengabulkan permintaanya,” ujar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu. 

iklan_lokal_dalam_berita

Pada kesempatan itu pula, Argo sempat bermain bersama anak-anak generasi penerus bangsa di Papua, termasuk mendengar cerita dan cita-cita mereka kelak.

Di hadapan Argo, beberapa anak mengaku ingin  jadi polisi, tentara (TNI), tak ketinggalan anak-anak perempuan bercita-cita jadi Polisi Wanita (Polwan). 

"Tapi, yang terpenting rajin belajar dan banyak berdoa," kata Argo.

Menurut Argo, program pembinaan dan mengajar oleh Binmas Noken Polri di Kwamki Narama merupakan bagian daripada meningkatkan SDM dan kualitas hidup masyarakat.

"Ini semua kita lakukan dengan mengedepankan pendekatan culture atau budaya setempat,” kata dia. 

Ia memberikan apresiasi terhadap kinerja Binmas Noken di Mimika yang selama ini membantu melaksanakan fungsi kepolisian, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Tidak hanya di daerah ini saja, tentunya kegiatan serupa dilaksanakan di daerah lain juga," katanya.

Kesiapan Operasi Nemangkawi

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada kunjungannya ke Papua, juga melihat kesiapan operasi Satgas Nemangkawi.

Argo mengatakan, operasi Nemangkawi dilaksanakan melalui pendekatan secara preventif dan represif atau penegakan hukum terhadap pelanggar hukum. 

"Sedangkan preventif itu, misalnya kita mengajari masyarakat bertani, beternak, juga mengajar. Binmas Noken yang dikedepankan dalam operasi ini," katanya. 

Tidak hanya itu, Binmas Noken Polri melalui program Penatua juga melakukan kegiatan penyuluhan, dakwah, di setiap kelompok-kelompok agama. 

"Tentu saja ada tantangan seperti kelompok bersenjata di pegunungan. Kami bekerjasama dengan masyarakat dalam memberikan informasi kepada polri maupun TNI, biar masyarakat juga merasa aman," jelasnya.

Reporter: Sevianto
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar