00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Jelang Pilkada, Kejati Papua Barat Hentikan Sementara Penindakan Kasus Korupsi

Kajati Papua Barat, Yusuf, SH, MH. (Foto: Antara/Toyiban)

MANOKWARI | Kejaksaan Tinggi Papua Barat menghentikan sementara penindakan terhadap kasus korupsi menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. 

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Yusuf SH.MH mengutarakan hal ini merupakan kebijakan Kejaksaan Agung untuk menjaga agar Pilkada serentak berjalan lancar, aman, dan damai. 

"Kami tidak akan melakukan pemanggilan, penahanan maupun sidang sampai tahapan Pilkada serentak selesai untuk menjaga obyektifltas. Setelah itu baru kami bisa melakukan penindakan," kata Yusuf di Manokwari, Minggu (23/2).

Di sisi Iain, Ianjut Yusuf, kebijakan Kejaksaan Agung ini dilaksanakan untuk menjaga hak politik para bakal calon kepala daerah pada kontestasi politik lima tahunan ini. 

iklan_lokal_dalam_berita

Ia menyebutkan, berkaca dari pelaksanaan Pilkada selama ini banyak laporan masuk terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan para kandidat. Pihaknya tak ingin Kejaksaan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menjatuhkan para kandidat. 

"Instruksi Kejaksaan Agung, ini untuk menjaga stabilitas nasional pada pelaksanaan Pilkada. Selain Kejati, Kejari pun melaksanakan kebijakan ini karena ini demi kepentingan nasional," ucap Yusuf lagi. 

Kendati demikian, sebut Yusuf, pihaknya membuka Iebar setiap laporan dari masyarakat. Laporan itu akan ditindaklanjuti, setelah pelaksanaan Pilkada selesai tindakan represif akan dilakukan. 

"Mau masukan laporan silakan, kami akan terima dan tindaklanjuti, tapi penindakannya belum bisa kami Iakukan sebelum Pilkada selesai," pungkasnya. 

Kejaksaan Tinggi Papua Barat hadir dan resmi beroperasi pada Januari 2020. Seat ini Iembaga tersebut masih melakukan penyesuaian dan koordinasi terkait penanganan kasus yang sebelumnya berada di Kejaksaan Tinggi Papua.

 

Sumber: Antara
Editor: Sevianto

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar