00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Satrekrim Polres Mimika Periksa 10 Saksi Kasus Pencurian Uang di Dealer Daihatsu

AKP M Yusuf Burhanudin Hanafi

TIMIKA | Hingga saat ini Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Papua telah memeriksa 10 saksi kasus pencurian di dealer Daihatsu, Jalan Budi Utomo, Rabu (19/2) lalu.

“Saksi yang sudah diperiksa 10 orang. Dimana para saksi dilakukan pemeriksaan secara intensif, baik secara langsung maupun lisan,” kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP M Yusuf Burhanudin Hanafi saat ditemui di Graha Eme Neme Yauware, Senin (24/2).

Kata dia, dari keterangan para saksi, sudah ada yang mengarah kepada pelaku. Namun demikian, pihaknya masih melakukan pembuktian lebih dalam. 

Selain itu, untuk menghindari asumsi-asumsi yang disampaikan oleh para saksi. Hal ini karena, para saksi tidak ada yang melihat secara langsung.

iklan_lokal_dalam_berita

“Kami masih buktikan keterangan dari para saksi. Sehingga bisa diketahui dengan jelas, apakah keterangan yang disampaikan benar-benar sudah mengarah kepada pelaku. Atau hanya karena ketidaksukaan kepada seseorang,” katanya.

Dari kasus ini, pihaknya sudah mengamankan beberapa barang bukti, seperti brankas dan obeng. Dimana untuk obeng tersebut diindikasikan untuk mencongkel brankas.

“Saat olah TKP atau Identifikasi, terlihat di bagian bawah ada congkelan. Yang kemungkinan itu menggunakan obeng,” ujarnya. 

Sedangkan menyangkut besaran berapa uang yang hilang, Kasat Reskrim menyampaikan belum dapat dipastikan apakah banyak atau sedikit. LOleh karena itu, pihaknya akan periksa tim audit dari dealer. 

“Bisa saja mereka katakan 100 atau 200 juta. Namun itu harus dibuktikan dengan dokumen hasil audit. Tapi secara lisan, uang yang hilang sebesar Rp200 juta,” terangnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini ruangan yang digunakan sebagai tempat brankas masih di ‘police line’. Hal ini bertujuan agar di ruangan tersebut steril karena masih dilakukan olah TKP lagi.

“Kemarin, kami belum olah TKP secara keseluruhan. Oleh itu di police line agar tidak diotak-atik,” tuturnya.

Perlu diketahui, pada saat kejadian, sekitar pukul 09.30 WIT admin dealer hendak mengambil surat mobil yang akan di uji kir. Namun ketika akan memasuki ruangan, admin tersebut terkejut melihat pintu brankas sudah terbuka. Sehingga admin pun berteriak hingga terdengar rekan kerjanya. 

Di dalam brankas sendiri terdapat uang ratusan juta. Dimana, uang tersebut merupakan down payment (DP) mobil, kredit mobil, dan uang perbaikan mobil.

Saat dilakukan pemeriksaan, di dekat brankas ditemukan obeng. Alat tersebut biasa digunakan untuk memperbaiki mobil oleh montir. Atas kejadian tersebut petugas kepolisian melakukan olah TKP serta melakukan pemeriksaan terhadap telepon seluler dan dompet karyawan dealer.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar