00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Gereja Kingmi Gelar Raker Sinode IV

Ketua Sinode Gereja Kingmi Papua, Pdt. Benny Giyai didampingi sejumlah kepala daerah memukul tifa. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua menggelar Rapat Kerja Sinode (Rakersin) IV di Gedung Eme Neme Yauware, Selasa (25/2).

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari hingga, Jumat (25/2).

Raker yang dihadiri 52 klasis di Tanah Papua ini dibuka oleh Ketua Sinode Gereja Kingmi Papua, Pdt. Benny Giyai didampingi sejumlah bupati, wakil bupati dan perwakilan pemerintah dari sejumlah daerah.

Pdt. Benny mengatakan, raker ini merupakan rapat tahunan yang sebelumnya dijadwalkan pada Oktober 2019, akan tetapi diundur hingga Februari 2020 karena situasi keamanan yang tidak kondusif.

iklan_lokal_dalam_berita

Katanya, ini merupakan salah satu kegiatan menuju konferensi yang rencananya akan berlangsung di akhir tahun 2020. Pada raker ini kata Pdt. Benny akan dibahas program-program yang telah dan akan dilakukan kedepan.

"Ini raker terakhir menuju konferensi sehingga saya berharap bisa berjalan baik," katanya.

Ia menuturkan, salah satu program yang menjadi fokus untuk kedepannya ialah pendidikan bagi pendeta-pendeta, karena tugas seorang pendeta pada dasarnya adalah untuk mengarahkan jemaatnya untuk hidup menurut kehendak Tuhan.

"Seorang pendeta harus memegang dan menjalankan tugas dan tanggungjawab untuk meggembalakan jemaatnya," tutur Pdt. Benny.

Mewakili Bupati Mimika, Asisten I Bidang Pemerintahan, Demianus Katiop mengatakan, dengan raker ini, gereja diharapkan bisa membawa perubahan yang baik untuk semua jemaat.

"Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung penuh rakersin ini karena momen ini merupakan salah satu perkembangan yang patut diapresiasi tentang pembinaan-pembinaan gereja dan klasis yang ada," katanya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik yang juga merupakan Kader Kingmi mengatakan Rakersin IV ini merupakan pra Konfrensi Gereja Kingmi yang rencananya akan berlangsung setelah PON XX.

Kehadirannya dalam raker ini karena mayoritas gereja di Kabupaten Puncak merupakan Gereja Kingmi, selain itu juga untuk memberikan semangat bagi peserta khususnya yang dari Kabupaten Puncak dan juga kabupaten lain di Provinsi Papua.

Pada raker ini, jemaat atau pengurus akan menyusun dan memutuskan program yang akan dijalankan lima tahun kedepan, sehingga pada saat konferensi berlangsung, jemaat hanya akan melakukan pemilihan pengurus baru.

"Kegiatan ini untuk merumuskan, mengevaluasi dan juga memprogramkan progra lima tahun yang nanti akan disahkan pada pelaksanaan konferensi di Ilaga," kata Wandik.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar