00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

35 Tenaga Pendamping Kampung Mendapat Pelatihan ‘Capacity Building’ dari Freeport

PELATIHAN | Suasana pelatihan pendamping kampung program ekonomi tahap II yang digelar PT Freeport dan Distanbun Mimika. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Sebanyak 35 tenaga pendamping pada delapan kampung di Mimika, Papua mendapatkan pelatihan 'Capacity Building' (Peningkatan Kemampuan dan Keterampilan) program ekonomi tahap II. 

Kegiatan ini digelar oleh Social Local Development (SLD)  PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kantor Koperasi Maria Bintang Laut (KMBL) Keuskupan Timika selama tiga hari, yakni 26-28 Februari 2020.

Manager Community Economy Development PTFI, Yohanes Bewahan Kae mengatakan, pelatihan penguatan program ekonomi untuk tenaga pendamping ini merupakan kerjasama antara PTFI, Dinas Pertanian dan Perkebunan Mimika, dan Keuskupan Timika.

Dimana pelatihan ini sendiri sebagai implementasi dari program yang sudah berlangsung sejak 2017 dan ini merupakan yang kedua kalinya. 

iklan_lokal_dalam_berita

"Pelatihan lebih fokus ke penguatan tenaga pendamping. Dengan harapan program yang sudah terbangun antara Freeport dan Distanbun Mimika lebih baik lagi," katanya saat ditemui disela-sela kegiatan, Rabu (26/2).

Diharapkan setelah pelatihan ini, para pendamping di 8 kampung yakni  Otakwa, Omawita, Fanamo, Koperapoka, Nawaripi, Uta, dan Nayaro dapat mengarahkan masyarakat setempat untuk fokus pada persoalan sesuai program yang telah di tetapkan. 

"Dengan adanya tenaga pendamping ini, maka program-program baik dari pemerintah maupun Freeport bisa lebih tepat sasaran, khususnya dalam pengembangan ekonomi kemasyarakatan," kata Yohanes.

Ini juga, kata dia, sebagai upaya Freeport dan Pemda Mimika untuk lebih mengembangkan potensi-potensi yang ada di masyarakat. Sehingga saat operasional tambang selesai, masyarakat bisa mandiri meningkatkan kesejahteraannya. 

"Suatu saat pertambangan akan habis. Karenanya dari sekarang perlu dibekali, agar masyarakat bisa lebih mandiri dan berkembang lagi," ujarnya.

Ia menambahkan, selama tiga hari pelatihan, para tenaga pendamping akan diberikan penguatan-penguatan karena mereka memiliki tugas khusus, untuk melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat.

"Intinya Freeport dan Pemda Mimika berupaya memberikan penguatan kepada masyarakat, melalui program pengembangan ekonomi, sehingga lebih maju lagi," tuturnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Batt

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar