00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Seorang Perempuan Tewas saat Baku Tembak di Nduga

EVAKUASI | Salah satu korban yang akan dibawa ke Puskesmas. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Kontak tembak antara aparat TNI/Polri dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di distrik Kenyam, Nduga, Papua, Rabu (26/2), mengakibatkan seorang perempuan tewas dan sejumlah lainnya luka tembak.

Korban tewas adalah seorang perempuan orang asli Papua bernama Waslina Tabuni.

Ia sempat dinyatakan kritis akibat luka tembak di bagian leher, namun kemudian meninggal dunia. 

"Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Kenyam namun nyawa Waslina tidak dapat diselamatkan," kata Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi dalam siaran pers, Kamis (27/2) malam. 

iklan_lokal_dalam_berita

Sementara dua korban luka, yakni anggota Satgas Brimob Kelapa Dua Brigadir Junaidi tertembak di dada, dan seorang warga sipil Yosman Wasiangge luka tembak di punggung kanan bagian bawah.

Informasi lain yang diperoleh SeputarPapua di Timika, ada dua korban warga sipil lainnya Nikianus Umangge dan Iriantus Ubruangge, kini sedang menjalani perawatan medis di RSUD Mimika. 

Letkol Dax Sianturi mengatakan, warga sipil yang menjadi korban dalam insiden tersebut diduga kuat terkena peluru nyasar ketika berupaya mencari tempat perlindungan.

Ia menerangkan, awalnya KKSB pimpinan Egianus Kogoya menyerang Pos TNI ketika masyarakat sedang melaksanakan acara bakar batu, sekitar 300 meter dari pos itu.

"Pos TNI yang berada di Kampung Koteka, Distrik Kenyam, mendapat gangguan tembakan dari arah seberang sungai Kenyam," katanya.

Setelah menembaki Pos TNI dari arah sungai, Dax menjelaskan, KKSB lagi-lagi melancarkan tembakan dari arah perkampungan.  

"Tembakan tersebut membuat masyarakat yang sedang melaksanakan upacara bakar batu berhamburan mencari perlindungan," katanya. 

Ia menyebutkan, saksi mata melihat 4 orang KKSB dengan membawa 3 pucuk senjata api jenis AK terus melakukan tembakan ke arah pos saat masyarakat berhamburan.

Komandan Pos lalu memerintahkan seluruh anggotanya untuk menahan tembakan sampai konsentrasi massa meninggalkan area tersebut. 

"Tembakan balasan baru dilakukan ke arah sumber tembakan setelah konsentrasi massa bubar," kata Dax.

Ketika mendengar bunyi tembakan, salah satu personel Brimob yang bertugas di distrik Kenyam, Brigadir Junaedi berusaha merapat ke Pos TNI untuk membantu perkuatan. 

Namun, Brigadir Junaidi terkena tembakan KKSB sebelum berhasil tiba di pos. Anggota Satgas Elang itu menderita luka tembak di dada tembus ke punggung. 

Situasi di Kenyam semakin mencekam ketika terjadi baku tembak yang berlangsung sekitar 10 menit. 

Setelah baku tembak, masyarakat melaporkan adanya 2 orang warga yang terkena tembakan. Korban lain dilaporkan kemudian pasca kejadian. 

"Diduga kedua korban terkena peluru nyasar saat terjadi kontak tembak ketika mencari perlindungan setelah mengikuti acara bakar batu," kata Dax. 

Dax memastikan situasi di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga sudah berangsur kondusif. Personel TNI/Polri masih disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan dari KKSB.

 

Reporter: Sevianto
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar