00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

12 Sekolah di Asmat akan Laksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer

Kepala Dinas Pendidikan Asmat, Donatus Tamot.

ASMAT | Sebanyak 12 sekolah tingkat SMP dan SMA di Asmat, Papua, akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolahnya masing-masing pada Maret mendatang. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat Donatus Tamot mengatakan, 12 sekolah itu terdiri dari 8 SMP dan 4 SMA. 

"Total 12 sekolah yang akan melaksana UNBJ di sekolah masing-masing," kata Donatus, Jumat (28/2).

Adapun 8 SMP yakni, SMPN 2 Agats, SMPN Mbait Agats, SMPN 1 Atsj, SMP YPPGI Agats, SMP YPPGI Donricharson Agats, SMP Yapis Agats, SMPN Satu Atap Sawa Erma, dan SMPN Persiapan 3 Agats.

iklan_lokal_dalam_berita

Untuk 4 SMA, yakni SMAN 1 Agats, SMAN 1 Atsj, SMA Yansmith Agats, dan SMA YPPGI Agats.

Menurut Donatus, siswa dan siswi di sekolah tersebut telah diberikan pelatihan atau simulasi UNBK sejak 4 bulan lalu hingga saat ini. 

Selain itu juga, para guru telah memberikan les belajar membahas soal UNBK di sekolah masing-masing.

"Saya yakin mereka akan menyelesaikan ujian dengan baik, karena telah mengikuti pelatihan yang maksimal di sekolahnya," ujarnya. 

Dikatakan Donatus, pihaknya juga telah membantu komputer dan server untuk masing-masing sekolah tersebut. 

Bahkan untuk pelaksanaan UNBK nanti, pihaknya juga telah membentuk tim pengawas ujian. 

Selain itu, tim IT juga telah disiapkan pada saat UNBK.

"Tenaga ahli bagian IT ini adalah perwakilan guru dan pihak Dinas Pendidikan Asmat yang telah di kirim mengikuti pelatihan pada bulan yang lalu di Dinas Pendidikan Provinsi Papua," ujarnya.

Donatus menambahkan, untuk sekolah yang mengikuti UNBK baru sebatas di Distrik Agats yang merupakan ibukota Kabupaten Asmat, Distrik Atsj, dan Sawa Erma. 

Sedangkan, sekolah di luar ketiga distrik tersebut masih menggunakan Ujian Nasional Berbasis Kertas Kertas Pensil (UNKP) dikarenakan tidak adanya jaringan internet. 

"Untuk beberapa sekolah di distrik lain belum adanya jaringan internet. Olehnya itu masih diwajibkan ujian berbasis kertas dan pensil," katanya. 

Pemkab Asmat akan terus berusaha mencari solusi agar seluruh sekolah menengah dan sederajat di Asmat wajib melaksanakan UNBK.

"Kita tak boleh menyerah hanya karena jaringan semata.Tetap berkomitmen mendorong generasi muda  khususnya generasi Asmat agar lebih mengenal  pendidikan melalui  ilmu pengetahun dan teknologi (IPTEK) di Asmat," ujarnya. 

 

Reporter: Fagi
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar