00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Pelaku Pencurian Uang Ratusan Juta di Yalimo Dibekuk di Timika

TANGKAP | Tim Opsnal Satreskrim Polres Mimika dan Polres Wamena saat mengamankan pelaku pencurian ratusan juta uang. (Foto: Ist/SP)

TIMIKA | Tim Opsnal Satreskrim Polres Mimika berhasil mengamankan DG (21) yang merupakan DPO Polres Jayawijaya, Wamena, atas kasus pencurian uang ratusan juta. 

DG dibekuk di Kelurahan Kamoro Jaya (SP1) jalur III, Distrik Wania, Mimika-Papua, pada Senin (9/3).

DG terlibat kasus pencurian uang sebesar Rp152 juta di rumah  Bendahara Puskesmas Landikma, di Desa Landikma  Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo-Papua pada Sabtu (29/2) lalu. 

"Memang benar, kami amankan DG pelaku pencurian di wilayah hukum Polres Wamena. Penangkapan ini karena ada permintaan dari Polres Wamena," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP M Yusuf Burhanuddin Hanafi melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Mimika, Iptu Andi Suhidin di ruang kerjanya, Selasa (10/3).

iklan_lokal_dalam_berita

DG ditangkap setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa pelaku tinggal di SP 1- jalur III.

Dari tangan pelaku, diamankan dua ATM BRI, satu buah dompet, dan uang tunai Rp8 juta.

Isi ATM Tabungan BRI Junior warna putih atas nama DCN setelah diperiksa terdapat saldo Rp39 juta.

Sedangkan di ATM BRI Britama warna biru atas nama SN terdapat saldo Rp4 juta. 

Sementara untuk dompet warna hitam berisi uang Rp1 juta rupiah.

"Saat ini tengah dilakukan pemerikasaan oleh penyidik Polres Wamena," katanya.

Ditemui wartawan, Marthen Kamma Lelaan yang menjadi korban dalam kasus ini mengatakan, saat kejadian pada Sabtu 29 Februari dirinya mengantar istrinya ke Wamena karena akan melahirkan.

DG kemudian dipercayakan menjaga rumahnya.

"Dia sudah saya percaya jaga rumah. Karena istri saya akan melahirkan," katanya saat ditemui di Pusat Pelayanan Polres Mimika.

Namun, sekitar pukul 17.00 WIT dirinya menelepon pelaku, tetapi tidak diangkat. 

Kemudian Rabu (4/3) dirinya kirim pesan singkat, dan di balasnya bahwa dia (pelaku)  ada kerjaan di Sarmi.

"Kemudian, saya telepon tapi tidak  diangkat. Dan telepon suster yang mengatakan, dia ada di Sorong," kata  Marthen.

Lebih jauh Marthen menjelaskan, setelah istrinya selesai melahirkan, pada Kamis (5/3) dirinya pulang ke rumah. 

Disaat itu dirinya langsung mengecek uang  kios dan Puskesmas Landikma  yang disimpan di dalam lemari keluarga ternyata sudah  tidak ada.

"Total uang yang dicuri kurang lebih Rp152. Dimana Rp100 juta uang kegiatan pekerjaan-pekerjaan dari Puskesmas. Dan uang usaha kios sebesar Rp52 juta," kata Marthen.

Kata dia, dirinya menyakini bahwa DG adalah pelakunya. Karena hanya dia yang ada dirumah.

Dirinya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Setelah di selidiki, posisi pelaku berada di Kota Timika. 

"Saya sangat kecewa dan menyesal, karena orang yang diberikan kepercayaan tega berbuat seperti itu," ujarnya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar