Kasat Lantas Polres Mimika Berikan Tips 3D Kenali STNK Palsu yang Lagi Marak

PALSU | Kasatlantas Polres Mimika AKP Viky Pandu Widaperdana menunjukkan STNK palsu. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Pembeli kendaraan khususnya roda empat diimbau jeli memeriksa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) guna menghindari pemalsuan, selain untuk mengetahui spesifikasi, baik mesin maupun tahun pembuatan. 

Pasalnya, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Mimika telah menemukan STNK kendaraan roda empat yang dipalsukan. Dimana sejak akhir 2019 sampai Maret 2020 ini, ada lima STNK palsu ditemukan. 

“Kami telah menemukan lima STNK palsu. Dimana dua di tahun 2019 dan tiga di 2020 ini,” kata Kasatlantas Polres Mimika, AKP Viky Pandu Widaperdana saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/3).

Empat STNK palsu merupakan satu jaringan yang dilakukan oleh oknum anggota. Dimana empat STNK palsu ini dari mobil Honda Jazz, Toyota Agya, CRV, dan Toyota Alphart.

Sementara satu STNK palsu lagi, hasil dari razia yang dilakukan Satlantas Polres Mimika, pada Selasa (10/3). Polisi sudah mengamankan kendaraan tersebut dan akan memanggil pemiliknya. 

“Untuk empat STNK palsu ini sudah diproses oleh Satreskrim. Sementara satu STNK yang baru diamankan, kami akan koordinasi dengan Kasat Reskrim,” katanya.

Modus dari STNK palsu ini adalah pelaku menawarkan lewat medias sosial (medsos) lalu melakukan perkenalan. Dalam kasus ini pelaku menawarkan satu unit mobil lewat medsos. 

Setelah tawar-menawar lalu sepakat, mobil kemudian dikirim dan sesuai kesepakatan sampai di Timika baru dibayar. Namun, pada saat penyerahan mobil, pembeli hanya menerima STNK yang diklaim adalah asli. 

Selain itu, pelaku juga menawarkan kepada pembeli apakah ingin nomor kendaraan yang unik. Namun dengan syarat menambah pembayaran Rp5 juta.

“Dari itu, STNK asli tadi diserahkan kembali ke pelaku. Pelaku membuatkan STNK palsu sesuai pesanan, yang kemudian diserahkan ke pembeli. Dan pada saat razia ditemukan dan material STNK-nya sudah berbeda dengan aslinya,” jelas Kasat Lantas.

Ia menjelaskan, untuk mengenali apakah itu STNK palsu atau tidak, maka sama halnya ketika menilai uang kertas, yakni dilihat, diraba, dan diterawang (3D).

Pertama yang dilihat adalah kualitas hologram. Dimana yang asli akan memunculkan cahaya seperti pelangi apabila digoyang. Lalu diterawang terlihat logo Polri. Sementara yang palsu tidak, karena berupa sticker (tempelan).

Kemudian, materialnya yang asli agak tebal, karena berbahan khusus dan tulisannya timbul. Sementara yang palsu dari kertas biasa. Selain itu, pada pinggirannya apabila diterawang akan terlihat tulisan STNK. 

“Karenanya kalau itu dibungkus plastik, harus dibuka dan dilihat secara teliti. Sehingga tidak akan bermasalah, apabila ada pemeriksaan oleh petugas,” bebernya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Sevianto

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar