00
Hari
00
jam
00
Menit
00
Detik
Banner_atas

Sepuluh Terduga Pelaku Pengrusakan Kantor Bupati Waropen Penuhi Panggilan Polisi

KETERANGAN PERS | Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal saat memberikan keterangan kepada wartawan di Media Center Polda Papua

JAYAPURA | Sempat mangkir dari panggilan polisi, akhirnya 10 orang yang diduga sebagai pelaku pengrusakan dan pembakaran kantor pemerintah Kabupaten Waropen memenuhi panggilan polisi.

Dari 13 nama yang di panggil, hanya 10 orang yang datang, sementara 3 orang lainnya belum memenuhi panggilan polisi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menyampaikan, dari hasil pemeriksaan, 10 orang tersebut mengaku terlibat dalam pengrusakan dan pembakaran kantor pemerintah Kabupaten Waropen pada Jumat (6/3) lalu.

"Dari hasil pemeriksaan para pelaku mengakui telah turut serta melakukan pengerusakan dan percobaan pembakaran Kantor Bupati Waropen pada tanggal 6 Maret 2020 lalu," kata Kamal di Jayapura, Kamis (12/3) siang.

iklan_lokal_dalam_berita

Kata Kamal, meski para pelaku mengakui terlibat dalam pengrusakan, 10 orang tersebut tidak ditahan, hanya dikenakan wajib lapor.

"Mereka tidak ditahan, tapi dikenakan wajib lapor satu kali seminggu setiap hari Jumat. Namun proses penyidikan tetap berjalan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku," terang Kamal.

Sementara untuk 3 orang lainnya yang belum memenuhi panggilan polisi, Kamal berharap agar ketiganya segera datang ke Polres Waropen untuk pemeriksaan.

"Kita harap mereka menghargai kinerja polisi dengan datang ke polres guna pemeriksaan. Jika tidak maka kita akan menjalankan SOP yang berlaku," ujarnya.

Kamal juga menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencari kesempatan untuk mengganggu stabilitas keamanan di Kabupaten Waropen, karena kepolisian akan bekerja secara professional dalam penanganan kasus tersebut.

"Mari kita bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Waropen agar tetap aman dan kondusif jelang Pilkada dan pelaksanaan Pilkada," tandasnya.

Reporter: Fnd
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar