PDI Perjuangan Papua Target Menang Pilkada Tujuh Kabupaten

FOTO BERSAMA | Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto saat membuka Rakerda I PDI Perjuangan Papua di Sentani, Kabupaten Jayapura

JAYAPURA | Dewan Pimpinan Daerah Partai PDI Perjuangan Provinsi Papua menargetkan untuk meraih kemenangan di tujuh kabupaten pada Pilkada serentak di 11 kabupaten di Papua.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan, pada Pilkada yang akan berlangsung September mendatang, PDI Perjuangan hanya akan berpartisipasi di sembilan kabupaten. Dan menargetkan untuk menang pada tujuh kabupaten yang diikuti.

“Pada pilkada nanti kita hanya ikut di sembilan kabupaten karena dua kabupaten kita non seat. Dari sembilan itu kita target untuk menang di tujuh kabupaten,” kata Hasto Kristianto usai membuka Rakerda I PDI Perjuangan Provinsi Papua di Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (13/3) malam.

Hasto mengaku, jika Papua mendapat atensi khusus oleh Megawati Soekarnoputri, dan Presiden Joko Widodo. Sehingga ia meminta seluruh kader PDI Perjuangan bekerja keras memenangkan calon yang diusung.

“Megawati Soekarno Putri dan bapak Joko Widodo menaruh perhatian khusus kepada Papua karena ini menjadi bagian dari Jalan kebudayaan kita untuk membangun martabat dan juga kemajuan masyarakat Papua. Seluruh kader harus mengedepankan dialog dan membangun optimisme dan memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat,” ujarnya.

“Selain itu kader partai PDI Perjuangan harus mendorong semangat gotong royong untuk memenangkan setiap calon yang diusung oleh partai,” tambahnya. 

Hasto menyebut, saat ini PDI Perjuangan tengah melakukan penjaringan kader untuk diusung dalam Pilkada serentak bulan September mendatang.

“Sejauh ini dari Papua baru satu calon yang direkomendasikan oleh partai yakni Kabupaten Asmat. Sementara yang lainnya masih dalam penjaringan dan rencananya akan segera diumumkan dalam waktu dekat,” akunya.

Hasto menambahkan, PDI Perjuangan mewajibkan semua kadernya yang maju untuk mengikuti pendidikan partai untuk menguatkan karakter sebagai calon kepala daerah.

“Mereka yang nantinya direkomendasikan wajib mengikuti sekolah partai, karena dengan pendidikan partai itu dapat menguatkan karakter, membangun optimisme terhadap masa depan dan menjadi pelopor kader partai di daerah,” terangnya.

 

Reporter: Fnd
Editor: Aditra

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar