seputarpapua.com

Wakil Bupati: HUT Mimika Harus Libatkan Masyarakat

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Wakil Bupati: HUT Mimika Harus Libatkan Masyarakat
PERTEMUAN – Suasana Pertemuan di Ruang Rapat Bupati – (Foto : Nya/SP)

TIMIKA | Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang menegaskan, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mimika ke 21 harus melibatkan masyarakat umum.

“Saya harap ulang tahun ini langsung libatkan masyarakat. Berpihak kepada masyarakat dengan bantu membeli barang-barang jualan mereka,” tegas Bassang saat memimpin pertemuan pembahasan perayaan HUT Mimika di Ruang Rapat Bupati, Kantor Pusat Pemerintahan SPIII, Senin (2/10/17).

Yohanis mengatakan, melibatkan masyarakat tidak hanya dengan mengajak ikut merayakan dan makan bersama tetapi juga membantu membeli bahan-bahan makanan yang dijual masyarakat untuk dimakan pada saat perayaan HUT nanti.

Perayaan yang akan menggunakan anggaran sebesar Rp 600 juta ini, menurut Bassang andaikan anggaran yang digunakan untuk konsumsi dalam acara tersebut Rp. 300 juta, maka Rp. 100 juta lebih baik dipakai untuk membeli bahan makanan dari masyarakat yang berjualan di pinggiran jalan.

“Kalau anggaran makan 300 juta, 100 juta pakai beli petatas di SP SP sana, lalu suruh PKK masak! Masak itu juga kan gampang saja,” kata Bassang.

“Kamu lebih senang kasih kaya orang kaya! Karena kalau beli masyarakat punya tidak dapat apa-apa,” tambahnya.

Perayaan akan dilakukan secara sederhana dengan mengadakan upacara dan acara makan bersama seluruh masyarakat. Sekaligus sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat bahwa HUT Mimika telah ditetapkan pada 8 Oktober.

“HUT ini sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, jadi diundang seluruh kepala kampung untuk kemudian dia yang sosialisasikan kepada warganya. Tokoh masyarakat jadi ga diundang supaya mereka faham dan tahu,” jelas Bassang.

Dalam perayaan ini juga akan diadakan aksi sosial donor darah yang dilakukan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

“Jadi itu juga disiapkan asupan untuk pendonor seperti susu, kacang dan lainnya yang dibutuhkan pendonor,” tutur Bassang.

Sementara itu, usai pertemuan Asisten IV Setda Mimika Alfred Douw mengatakan, perayaan HUT Mimika yang jatuh pada Minggu 8 Oktober sesuai dengan Perda yang telah ditetapkan, rencananya akan ditunda pelaksanaannya pada hari Senin 9 Oktober 2017.

“Itu kita tunda ke hari Senin karena nanti yang membaca doa dari semua Agama, kalau hari Minggu itu kan pendeta mereka pasti lagi gereja jadi ditunda,” kata Alfred. (Nft/SP)

Berita Terkait
Baca Juga