13 KK di Kawasan Stadion Lukas Enembe Terima Biaya Ganti Bangunan Rp2,5 M

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
SERAHKAN | Kadisorda Papua Alexander Kapisa saat memberikan biaya ganti bangunan ke warga stadion, Selasa (30/3/2021). (Foto: vidi)
SERAHKAN | Kadisorda Papua Alexander Kapisa saat memberikan biaya ganti bangunan ke warga stadion, Selasa (30/3/2021). (Foto: vidi)

JAYAPURA | Pemerintah Provinsi melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua, menyerahkan sebesar Rp2,5 miliar lebih biaya pengganti atas bangunan tanaman tumbuh di dalam kawasan kompleks Stadion Lukas Enembe di Kampung Harapan, Sentani Kabupaten Jayapura tahun 2021.

Penyerahan biaya pengganti itu diberikan kepada 13 kepala keluarga (KK) melalui Kepala Disorda Papua Alexander Kapisa di Jayapura, Selasa (30/3/2021).

Biaya pergantian itu telah melalui proses persuasif secara kekeluargaan dengan tetap mengedepankan aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Karena kalau langkah kekeluargaan ini kan butuh kesabaran, komitmen dalam konteks bagaimana memproses ini dari sisi aturan dan ketentuan,” kata Alexander.

Setelah menyerahkan biaya pengganti, pemindahan relokasi 13 KK akan diberikan waktu selama dua minggu, berdasarkan komitmen dan permintaan secara forum dari pemilik bangunan tanaman tumbuh dikawasan kompleks Stadion Lukas Enembe.

“Proses negoisasi untuk pemindahan warga ini sejak dari tahun lalu di bulan Agustus. Sebenarnya kalau kita bertindak juga bisa karena kita punya regulasi, dan mereka menempati tanah milik pemda. Tapi kami tetap kedepankan langkah persuasif kekeluarga dan ini yang membuat cukup lama baik forum formal, dari hati ke hati, bahkan mendatangi 13 KK ini,” ujarnya.

Penyerahan biaya pengganti diakui nilainya bervariasi berdasarkan indikator aturan dan ketentuan yang berlaku. Meskipun ada yang berharap rumah ganti rumah.

“Setelah berdiskusi kita buat indikator, sehingga kita nanti tidak salah bayar. Totalnya ada Rp2,5 miliar lebih, tadinya mereka harap rumah ganti rumah, tapi kita tidak bisa dari sisi aturan dan ketentuan,” ungkapnya.

“Kita hanya bisa berikan bantuan pemindahan, sehingga diharapkan bantuan pemindahan berupa uang ini mereka bisa mencari sendiri. Kita juga berharap penataan kawasan cepat dikerjakan karena sepakat dua minggu untuk mereka pindah,” tambahnya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Berita Terkait
Baca Juga
Dapatkan Notifikasi ?    Ya Nanti