13 Saksi Diperiksa Lengkapi Berkas Kasus Dugaan Korupsi di Puskesmas Wania

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Saldi/SP)
Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto. (Foto: Saldi/SP)

TIMIKA | Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mimika, Papua, AKP Hermanto menargetkan berkas kasus dugaan korupsi Puskesmas Wania sudah P21 atau dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan sebelum perayaan Natal 2020.

Disampaikan Hermanto, saat ini pihaknya masih memeriksa sebanyak 13 orang saksi dari Puskesmas Wania untuk melengkapi berkas.

“Masih ada pemeriksaan saksi lagi 13 orang dari Puskesmas,” kata Hermanto saat ditemui di Kantor Pusat Pelayanan Polres Mimika, Senin (30/11).

“Paling sebelum Natal sudah P21, mudah-mudahan ya,” imbuhnya.

Sementara itu untuk saksi ahli, kata dia, saat ini pihaknya pun masih menunggu persetujuan dari Kepala BPKP Papua atas hasil audit yang telah dilakukan tim BPKP sendiri.

“Kalau ahlinya masih dikirim, tinggal ditunggu juga, yang persetujuan dari kepala perwakilan BPKP di Papua,” ujarnya.

IKLAN-TENGAH-berita

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika mengembalikan berkas perkara kasus ini ke penyidik Polres Mimika untuk dilengkapi, lantaran masih terdapat kekurangan baik syarat formil maupun materiil.

Satreskrim Polres Mimika, pada Kamis, 22 Oktober 2020 menetapkan NL (40), mantan kepala Puskesmas Wania sebagai tersangka.

Prev1 of 2

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar